Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan di masa pandemi ini masih banyak pemerintah daerah yang merencanakan dan mengesekusi APBD secara tidak tepat. Menurut Tito, banyak pemda masih kerap menghabiskan anggaran untuk aparaturnya ketimbang program-program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Ini juga menjadi atensi Presiden, belanja aparatur banyak yang lebih besar daripada belanja modal dan barang. Belanja modal dan barang itu betul-betul menyentuh kepentingan masyarakat tapi yang banyak (justru) belanja aparaturnya," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah secara Nasional (Rakorwasdanas) 2021 yang digelar virtual, Selasa (31/8).
Tito mengatakan, hingga saat ini juga masih ditemukan daerah-daerah yang alokasi anggarannya tak selaras dengan program prioritas nasional. Dia mencontohkan belum semua pemda mengalokasikan 20% anggaran untuk sektor pendidikan dan 10% untuk kesehatan.
"Dalam catatan Kemendagri masih banyak daerah yang belum mengalokasikan anggaran pendidikan 20% dan kesehatan 10%. Kami tidak ingin tampilkan di sini, tapi suatu saat kita akan tampilkan," kata Tito kepada para kepala daerah.
Menurutnya, banyak juga daerah yang sudah mengalokasikan anggaran pendidikan 20% dan kesehatan 10% namun programnya tak tepat perencanaannya sehingga minim dampaknya. Tito menyebut ada temuan daerah yang membelanjakan anggaran untuk keperluan yang justru tidak benar-benar dibutuhkan
"Masih banyak yang hanya sent tapi belum delivered. Ada eksekusinya tapi tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama membeli barang-barang yang belum diperlukan sehingga akhirnya nganggur. Karena di situ ada potensi, peluang untuk terjadinya fraud," ucap Tito.
Baca juga: Ingatkan Kepala Daerah, Mendagri: Hati-Hati Jangan Korupsi
Tito menyampaikan selama pandemi ini juga masih ditemukan aktivitas perjalanan dinas, rapat-rapat ataupun kegiatan yang ramai dan masif namun manfaatnya minim bagi masyarakat. Hal seperti itu, imbuh Tito, semestinya bisa diminimalisasi.
Selama pandemi ini, Tito mengatakan roda pemerintahan bisa tetap berjalan tanpa kegiatan-kegiatan besar dengan anggaran besar pula. Tito mengatakan Presiden Joko Widodo turut menaruh perhatian terkait hal ini agar anggaran di daerah bisa maksimal dampaknya ke masyarakat.
"Pandemi ini memberikan pelajaran banyak, di antaranya mekanisme kerja WFH dan sebagian WFH serta WFO. Pemerintah tetap berjalan meskipun work from home, tidak banyak kegiatan besar yang melibatkan belanja aparatur yang banyak," tuturnya.(OL-5)
Lonjakan volume sampah selama masa libur akhir tahun bukan sekadar fenomena musiman, melainkan menjadi ujian nyata bagi sistem tata kelola sampah di daerah.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, mendorong setiap pimpinan perguruan tinggi untuk membantu pemerintah dalam menangani permasalahan di daerah.
Ia juga menjelaskan skor penilaian HAM dibagi dalam empat kategori yakni 41-60 rendah, 61-70 cukup, 71-80 tinggi, dan 81-100 sangat tinggi.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci utama keberhasilan pembangunan fisik.
Hal tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah untuk Antisipasi Momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Menyusul dipangkasnya Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat, Mendagri Tito Karnavian meminta para gubernur untuk cerdas mencari pendapatan, misalnya dari pajak hotel dan parkir.
Mendagri Tito Karnavian menyebut pemerintah masih mengkaji putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemisahan pemilu nasional dan pemilu lokal.
Retret kepala daerah gelombang kedua di IPDN ini untuk mengukuhkan persatuan sebagai satu bangsa.
Pertemuan itu bakal membuahkan berbagai rekomentasi, termasuk dapat tidaknya hasil kajian
Hal yang harus dipertimbangkan dalam melakukan kegiatan adalan kualitas layanan serta ketersediaan anggaran
Satgas Premanisme dibentuk untuk menegakkan aturan yang sebenarnya sudah ada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved