Kamis 19 Agustus 2021, 21:39 WIB

Dinilai Diskriminatif, Pasal 282 RUU KUHP akan Dikoreksi

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Dinilai Diskriminatif, Pasal 282 RUU KUHP akan Dikoreksi

Ist
Ketua Umum PERADI-SAI Juniver Girsang

 

RUMUSAN Pasal 282 dalam Rancangan Undang-Undang KUHP (RUU KUHP) menurut Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej cenderung diskriminatif terhadap profesi advokat.

Hal ini disampaikannya dalam diskusi daring yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI-SAI). Diskusi bertajuk Profesi Advokat Dalam Ancaman RUU KUHP ini diikuti oleh ribuan advokat, mahasiswa hukum, dan masyakarat dari berbagai kalangan, Kamis (19/8).

Pada kesempatan itu, Ketua Umum PERADI-SAI Juniver Girsang juga tegas meminta kepada pemerintah dan DPR untuk menghapus Pasal 282 sebelum RUU tersebut disahkan.

Menurut dia, ketentuan dengan label advokat curang dalam RUU itu justru bisa mengancam tugas advokat. "Karena Pasal 282 mengancam advokat, bisa dikriminalisasi dalam menjalankan profesinya," ujar Juniver.

Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan pun ikut mengamini permintaan PERADI-SAI. "Saya setuju jika pasal ini ditinjau ulang," kata Arteria.

Juniver menambahkan penelitian yang dilakukan tim pengkaji RUU KUHP yang dibentuk oleh DPN PERADI-SAI menyimpulkan bahwa Pasal 282 RUU KUHP tidak memenuhi asas kejelasan tujuan dan asas kemanfaatan bahkan diskriminatif. "Kami minta DPR dan pemerintah men- take out pasal ini."

Anggota tim pengkaji RUU KUHP DPN PERADI-SAI, antara lain Patra M Zen, T Mangaranap Sirait, Henry P Siahaan, Subagio Sri Utomo, dan Andi Simangungsong.

Baik Edward maupun Arteria memberikan apresiasi kepada PERADI-SAI yang telah serius membahas dan menyuarakan suara advokat.

"Kami berterimakasih kepada PERADI-SAI yang telah memberikan masukan dan mengkritisi yang selama pembahasan terlewatkan. Seminar ini sangat berharga, banyak pemikiran, usulan yang mendudukkan advokat tidak boleh dikesankan diskriminasi dengan profesi lain. Pemerintah akan segera memperbaiki," tutup Edward. (J-2)

 

Baca Juga

Tangkapan layar Instagram

Buntut Kasus Alfamart, Hotman Paris & Partners Ditunjuk Sebagai Kuasa Hukum

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Agustus 2022, 13:51 WIB
Perusahaan mendukung karyawannya yang telah melakukan investigasi awal dalam menjalankan tugasnya sesuai prosedur yang...
dok.pribadi

Sosialisasi Akan Akhiri Penantian Panjang akan KUHP Karya Bangsa Sendiri

👤Muhammad Fauzi 🕔Senin 15 Agustus 2022, 13:25 WIB
PENUNDAAN pengesahan RKUHP hendaknya disikapi bijaksana dan benar-benar dimanfaatkan untuk  sosialisasi berkelanjutan kepada...
ANTARA

Pengamat: Visi dan Misi KIB Bisa Perkuat Demokrasi Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Agustus 2022, 13:25 WIB
KIB sudah mulai bertarung untuk menguji ide dan gagasan mereka lewat visi dan misi yang sudah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya