Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA memberangkatkan 28 plus satu atlet untuk berkompetisi di Olimpiade Tokyo 2020. Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani mengingatkan agar para atlet menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan tetap menjaga kesehatan agar dapat tampil prima dalam laga pertandingan nanti.
Acara pengukuhan dan pelepasan kontingen Merah Putih untuk Olimpiade 2020 Tokyo dilaksanakan secara virtual pada Kamis, 8 Juli 2021. Pelepasan atlet untuk Olimpiade Tokyo ini terpaksa digelar secara daring mengikuti kebijakan PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021.
“Saya bersyukur para atlet, pelatih, dan ofisial yang akan diberangkatkan ini dalam kondisi sehat walafiat. Tapi ingat untuk terus menjaga kesehatan, protokol kesehatan tidak boleh lalai supaya bisa bertanding dalam kondisi prima,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya kepada Parlementaria, Kamis (8/7/2021).
Baca Juga: Ketua DPR: Kita Butuh Obat Murah dan Massal untuk Pasien Covid-19
Pasalnya, apabila ada atlet yang dinyatakan positif Covid-19 saat tiba di Jepang, atlet tersebut akan langsung didiskualifikasi dari pertandingan. Hal ini tentu akan mengurangi performa kontingen Indonesia dan memperkecil peluang untuk membawa pulang medali.
“Para atlet dan pelatih benar-benar memperhatikan protokol kesehatan dengan disiplin mengingat jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat belakangan ini. Jangan lengah, tetap waspada!” ujar politisi PDI-Perjuangan ini.
Ketika sampai di Jepang nanti, Puan berpesan agar para atlet dan ofisial mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan supaya sehat, selamat, sampai nanti kembali lagi ke tanah air. “Sekarang ini kesehatan yang terpenting. Latihan harus, tapi asupan gizi, jam istirahat, harus diperhatikan betul-betul,” ucap Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan periode 2014-2019 ini.
Puan melanjutkan, olimpiade kali ini memang lebih berat daripada sebelumnya, karena atlet-atlet kebanggaan bangsa harus berjuang lebih keras untuk mencetak prestasi gemilang dan mengharumkan nama Indonesia di tengah pandemi yang sedang melanda dunia.
Menurutnya, para atlet harus berjuang di tengah-tengah penyebaran virus yang menghantui setiap gerak-gerik mereka saat bertanding. “Potensi itu tetap ada, penularan bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu saya wanti-wanti agar jaga kesehatan, jaga protokol kesehatan. Tidak mungkin kita bisa menang kalau tubuh kita sendiri sakit,” tukas Puan.
Sesuai jadwal, Indonesia akan memberangkatkan 28 atlet yang akan berkompetisi pada delapan cabang olahraga di Olimpiade 2020 Tokyo, yaitu bulu tangkis (11 atlet), atletik (2 atlet), panahan (4 atlet), menembak (1 atlet), dayung (2 atlet), angkat besi (5 atlet), surfing (1 atlet), dan renang (2 atlet). Selain itu, satu tambahan cadangan atlet datang dari cabang olahraga selancar, dengan I Ketut Agus Aditya Putra disiapkan sebagai pengganti jika ada yang berhalangan.
Keberangkatan tim Indonesia ke Tokyo tersebut terbagi menjadi lima kloter. Pertama, tim bulu tangkis bertolak lebih awal pada Kamis malam, 8 Juli 2021 untuk menjalani pemusatan latihan di Kumamoto. Kloter disusul oleh tim advance yang bertugas meninjau lokasi bertolak pada 15 Juli 2021.
Keberangkatan selanjutnya pada 17 Juli 2021 untuk tim panahan, menembak, dayung, surfing, angkat besi, serta renang. Kloter keempat adalah tim KOI dan CdM pada 20 Juli 2021 yang disusul oleh tim atletik pada 24 Juli 2021.
Saat ini, pemerintah Jepang menyatakan Indonesia naik dari kategori 2 menjadi kategori 1 sebagai negara dengan risiko tinggi infeksi Covid-19. Penetapan ini menyusul akibat lonjakan kasus Corona di tanah air dalam beberapa minggu terakhir yang terus mencetak rekor secara beruntun setiap harinya.
Selain Indonesia, beberapa negara lain yang berpartisipasi dalam olimpiade juga masuk kategori 1, yakni Afghanistan, India, Maldives, Pakistan dan Sri Lanka. Meski demikian, status tersebut, menurut Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tidak akan mengganggu persiapan, rencana keberangkatan, maupun aktivitas tim selama mengikuti olimpiade di Jepang.
Panitia penyelenggara Tokyo (TOCOG) telah menetapkan langkah-langkah tambahan yang akan diberlakukan kepada negara-negara yang masuk kategori 1 demi mengurangi risiko infeksi Covid-19. Kontingen Indonesia harus melakukan karantina selama 14 hari. Selain itu, mereka wajib melakukan tujuh kali tes selama tujuh hari berturut-turut, dua di antaranya PCR dan sisanya tes antigen sebelum berangkat.
Kontingen Indonesia juga tidak diperbolehkan berinteraksi dengan tim dari negara lain selama tiga hari setelah mereka tiba di Jepang. Namun begitu, KOI memastikan bahwa seluruh atlet, pelatih dan ofisial yang akan mengikuti Olimpiade Tokyo dalam keadaan sehat dan siap berangkat ke Jepang. (RO/OL-10)
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menilai desain kelembagaan BPKH sudah tepat, namun perlu penguatan koordinasi teknis dan harmonisasi regulasi dalam RUU Pengelolaan Keuangan Haji.
Komisi II DPR menargetkan RUU Pilkada rampung 2026 demi kepastian hukum sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai pada 2027.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keberlanjutan proses reformasi di institusi Polri, Kejaksaan, hingga lembaga peradilan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
KETUA DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh umat Nasrani di Indonesia serta selamat menyambut Tahun Baru 2026.
KETUA DPR RI, Puan Maharani mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak menggelar perayaan pergantian tahun 2026 secara berlebihan atau euforia.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Seluruh rumah sakit, terutama yang berada di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tidak boleh menolak warga mendapatkan layanan medis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved