Jumat 09 Juli 2021, 18:29 WIB

Hakim Keluhkan Keterangan Juliari yang Inkonsisten

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Hakim Keluhkan Keterangan Juliari yang Inkonsisten

MI/Susanto
Terdakwa mantan Mensos Juliari Batubara saat mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor.

 

KEJUJURAN mantan Menteri Sosial Juliari Batubara dipertanyakan, setelah keterangannya dinilai kerap berubah-ubah. Juliari juga mengaku bahwa penggunaan pesawat pribadi sesuai dengan standar di Kementerian Sosial (Kemensos)

"Banyak yang tidak sesuai dengan keterangan saksi. Saya minta saudara (Juliari) jujur, saya mohon saudara jujur," ujar Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis kepada Juliari saat menjadi saksi perkara korupsi bansos di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (9/7).

Menurut Damis, keterangan Juliari banyak yang bertentangan dengan keterangan sejumlah saksi. Dia pun meminta Juliari terbuka dengan menjawab sejujurnya terkait kasus korupsi bansos covid-19. "Dari klarifikasi yang dilakukan dalam sidang ini banyak yang tidak sesuai keterangan saksi," pungkasnya.

Baca juga: Jaksa Agung Disebut dalam Sidang Bansos Sembako Covid-19

Damis mendesak Juliari agar lebih kooperatif dengan proses persidangan. Sebab, berbohong dapat memunculkan perkara baru bagi Juliari. "Saudara jangan menyulitkan saudara sendiri. Ini dua orang terdakwa (Adhi Wahyono dan Matheus Djoko) bisa jadi saksi masalah yang baru terhadap saudara," imbuh Damis.

Nasihat Damis itu menyusul keterangan Juliari yang kerap menjawab tidak tahu, saat ditanya jaksa dan penasihat hukum dua terdakwa. Seperti, pungutan fee, penunjukkan vendor, hingga fee lawyer.

Saat ditanya kuasa hukum terkait fee operasional yang harus dibayarkan vendor kepada Adhi Wahyono dan Matheus Djoko, Juliari juga mengaku tidak tahu. "Saya baru tahu ada kasus ini, sebelumnya tidak pernah. Tidak pernah ada laporan pungutan," tukas Juliari.

Baca juga: Hakim Sidang Juliari Terima Permohonan Ganti Rugi Bansos

Dia juga mengklaim tidak pernah meminta Adhi Wahyono dan Matheus Djoko untuk memungut biaya dari para vendor. "(Apakah terdakwa Adhi Wahyono dan Matheus Djoko pernah melaporkan fee yang mereka pungut?) Enggak pernah seingat saya," lanjut dia.

Juliar menyatakan hanya PPK yang berkuasa dalam menentukan pemenang untuk vendor dalam lelang bansos. Dia juga mengaku tidak menerima uang dari perusahaan yang menjadi vendor bansos.  Juliari pun membantah uang yang digunakan untuk membayar private jet berasal dari dari KPA Bansos Adhi Wahyono. 

"Saya selalu sampaikan ke Selvi (sekretaris pribadi Juliari) minta (uang) ke Biro Umum," klaim Juliari.(OL-11)

Baca Juga

Dok MI

Pakar: Perusahaan Batu Bara Bisa Dijerat Pasal Penggelapan dan TPPU Jika Punya Itikad Jahat

👤Mediaindonesia com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:55 WIB
Suparji Ahmad mengatakan, semua kebijakan perusahaan harus tunduk pada perjanjian kerja sama dan mendapat persetujuan semua...
Antara

Mahfud Kantongi Motif Ferdy Sambo: Hanya untuk Didengar Orang Dewasa

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:04 WIB
"Biar dikonstruksi hukummya karena itu sensitif, mungkin hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa," kata...
Dok. MI

Natalius Pigai Apresiasi Kapolri : Sudah Menjawab Keraguan Publik

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 22:26 WIB
Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo menurut Pigai sudah menjawab keraguan publik yang selama ini menuntut Polri mengungkap kasus tewasnya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya