Kamis 24 Juni 2021, 13:00 WIB

Dewas KPK Kumpulkan Bukti soal Pelaporan Etik Pimpinan Lili Pintauli

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Dewas KPK Kumpulkan Bukti soal Pelaporan Etik Pimpinan Lili Pintauli

MI/Susanto
Wakil Pimpinan KPK Lili Pintauli Siregar

 

DEWAN Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menyampaikan penanganan laporan dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar kini sudah di tahap klarifikasi. Dewas memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti.

"Hanya bisa kami sampaikan sudah dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan bukti-bukti lainnya," kata Anggota Dewas KPK Albertina Ho, Kamis (24/6).

Mantan hakim tinggi Pengadilan Tinggi Medan itu menyampaikan Dewas tak bisa menyampaikan saksi-saksi dan keterangannya lantaran masih dalam tahap klarifikasi.

Dalam tahap klarifikasi ini, Dewas nantinya akan masuk ke pemeriksaan pendahuluan. Pada pemeriksaan pendahuluan itu lah ditentukan untuk layak dilanjutkan ke sidang etik atau tidak.

"Akan dibawa ke pemeriksaan pendahuluan oleh Dewas sesuai dengan Perdewas Nomor 3 Tahun 2020, nanti di dalam pemeriksaan pendahuluan itu akan diputuskan apakah cukup bukti dilanjutkan ke sidang etik atau tidak cukup bukti," kata Albertina.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli dilaporkan ke Dewas lantaran dituding melanggar etik. Lili dilaporkan melanggar Pasal 4 ayat (2) huruf a dan Pasal 4 Ayat (2) huruf b Peraturan Dewas KPK Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Baca juga: Firli Bahuri dan Lili Pintauli Jalani Pengenalan di KPK

Yang melaporkan dugaan etik Lili itu yakni Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) Sujanarko dan dua penyidik Novel Baswedan dan Rizka Anungnata.

Lili dianggap menyalahi kode etik lantaran disebut-sebut berkomunikasi dan memberikan informasi penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Kemudian, Lili juga disebut-sebut menggunakan jabatannya sebagai pimpinan komisi antirasuah untuk menekan Syahrial terkait persoalan kepegawaian adik iparnya, Ruri Prihatini Lubis, di Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kualo Tanjungbalai.(OL-5)

Baca Juga

MI/Susanto

KPK Harap Hakim Tolak Praperadilan Angin Prayitno  

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 27 Juli 2021, 22:13 WIB
KPK menyatakan proses hukum terhadap mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak sesuai ketentuan hukum dan berharap hakim...
MI/ Susanto

KPK Perpanjang Penahanan Sri Wahyumi Manalip

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 27 Juli 2021, 21:13 WIB
Sri Wahyumi sebelumnya menjalani hukuman penjara dua tahun terkait kasus suap proyek revitalisasi pasar Kabupaten...
Antara

Relawan Jokowi Kritik Fasilitas Isoman Mewah DPR: Nirempati

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Juli 2021, 20:20 WIB
Bukannya ada di lini depan. Malah jadi penikmat bantuan. Entah anggotanya yang meminta atau Sekjen DPR yang punya ide pemborosan,"...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya