Kamis 24 Juni 2021, 11:57 WIB

Rizieq Divonis Penjara Empat Tahun dalam Kasus RS Ummi Bogor

Basuki Eka Purnama | Politik dan Hukum
Rizieq Divonis Penjara Empat Tahun dalam Kasus RS Ummi Bogor

ANTARA/Yogi Rachman
Layar menampilkan suasana sidang lanjutan Rizieq untuk perkara tes usap RS UMMI Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/6).

 

MAJELIS Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis pidana empat tahun penjara kepada terdakwa Rizieq Shihab terkait kasus tes usap di Rumah Sakit UMMI Bogor, Jawa Barat.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah. Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun," kata Ketua Majelis Hakim Khadwanto, saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6).

Khadwanto menjelaskan putusan tersebut berdasarkan pertimbangan fakta yang terungkap selama sidang kasus tes usap di RS UMMI Bogor.

Baca juga: Simpatisan Rizieq Kepung Flyover Pondok Kopi

Majelis Hakim membacakan hal yang memberatkan di antaranya perbuatan eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu dianggap meresahkan warga karena menyatakan kondisi sehat meski terkonfirmasi terpapar covid-19.

Sementara, hal yang meringankan antara lain terdakwa Rizieq memiliki tanggungan keluarga dan merupakan seorang guru agama sehingga diharapkan dapat menunjukkan kelakuan baik pada masa mendatang.

Meski demikian, putusan itu lebih rendah dibanding tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yang meminta Rizieq dihukum pidana penjara selama enam tahun penjara.

Terkait kasus tes usap di RS UMMI Bogor, Rizieq Shihab didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Subsider Pasal 14 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, subsider Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dakwaan kedua disangkakan Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dakwaan ketiga Pasal 216 ayat 1 KUHP, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Ant/OL-1)

Baca Juga

MI/Susanto

KPK Jadikan Sidang Juliari Gerbang untuk Seret Tersangka Lain

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Jumat 06 Agustus 2021, 07:24 WIB
Fakta persidangan itu bakal didalami lagi oleh KPK dengan cara dikonfirmasi ke beberapa saksi dan alat bukti yang...
Antara

KPK Periksa Eks Plt Sekda DKI Terkait Tanah Munjul

👤Ant 🕔Jumat 06 Agustus 2021, 00:53 WIB
Firli mengatakan KPK bakal mendalami berapa anggaran yang diterima Sarana Jaya terkait pengadaan tanah di...
Antara

Nama Ignasius Jonan Disebut dalam Sidang Eni Saragih

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 23:55 WIB
Samin baru menyinggung pesan Eni usai pertemuan dengan Jonan di Gedung Kementerian ESDM pada 8 Juni...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Olimpiade Jadi Tujuan Utama Pembinaan Atlet

INDONESIA berhasil mendapatkan lima medali di Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo, Jepang.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya