Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KERANGKA Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2022 akan menjadi acuan bersama bagi Pemerintah dan DPR RI dalam membahas RAPBN 2022.
Dengan mempertimbangkan dampak pandemi Covid-19 yang masih membayangi di tahun mendatang, maka APBN sebagai instrumen kebijakan fiskal harus dapat melanjutkan perannya dalam upaya pemulihan ekonomi serta dalam proses penyusunan harus secara bijak dan hati-hati.
Fraksi Partai Demokrat mengingatkan, APBN 2022 akan menjadi masa transisi pemerintah untuk memasuki APBN 2023 dimana ambang batas defisit maksimal akan kembali ke angka 3%. Demikian dipaparkan Anggota DPR RI Irwan saat mewakili F-Demokrat memaparkan Pandangan Fraksi-Fraksi atas Penyampaian Pemerintah terhadap KEM-PPKF Tahun 2022, di Ruang Rapat Paripurna DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (25/5/2021).
Anggota Komisi V DPR RI tersebut menuturkan, F-Demokrat meminta pemerintah lebih realistis dalam menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2022 dengan mempertimbangkan pencapaian target pertumbuhan 2021 yang pada kuartal I masih mengalami kontraksi minus 0,74%.
F-Demokrat juga meminta pemerintah untuk mencermati fenomena inflasi rendah, di tengah resesi ekonomi saat ini, karena melihat proyek inflasi Pemerintah di tahun 2022 sebesar 2,0% – 4,0%.
F-Demokrat, kata Irwan, berharap KEM-PPKF 2022 menjadi momentum untuk dilakukannya konsolidasi fiskal baik dari sisi penerimaan, belanja, serta pembiayaan sehingga diperoleh postur APBN 2022 yang sehat, prudent, antisipatif dan mampu menjaga stabilitas ekonomi dalam jangka panjang untuk melanjutkan pemulihan ekonomi tahun 2021 yang masih mengalami kendala.
“Seperti adanya iklim yang belum kondusif, masih tingginya biaya investasi dan belum efisiennya regulasi serta situasi yang tidak bisa diprediksi akibat pandemi Covid-19 yang masih membayangi,” paparnya.
Selain itu, dalam upaya pemulihan ekonomi tahun 2022, belanja negara diharapkan dapat memiliki multiplier effect yang kuat terhadap perekonomian serta efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Maka, tutur Irwan, F-Demokrat meminta pemerintah untuk terus mendorong terjadinya belanja negara yang bersifat result based, efektif, efisien, terukur dan teruji sehingga pelaksanaan anggaran tidak sekedar business as usual.
“Berdasarkan catatan kritis di atas, maka F-Demokrat menyatakan menerima KEM dan PPKF 2022 untuk dilanjutkan dalam pembahasan tingkat selanjutnya. F-Demokrat akan senantiasa mendukung segala kebijakan yang berpihak kepada rakyat untuk keluar dari krisis dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, teruji, terukur, efektif dan efisien,” pungkas Irwan. (RO/OL-09)
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
Meskipun kemarahan publik meningkat pasca kematian Alex Pretti di Minneapolis, Partai Demokrat menghadapi hambatan besar untuk membatasi pendanaan ICE.
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan politik harus bisa bermanfaat untuk rakyat.
Aktivis hingga influencer menyampaikan 17+8 tuntutan usai aksi unjuk rasa beberapa hari terakhir ini.
Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra membantah tudingan yang menyebutkan partai sebagai dalang dari ramainya isu ijazah palsu Jokowi
ANGGOTA Komisi VI DPR Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron menilai usulan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diisi oleh kantor-kantor Kementerian BUMN patut dipertimbangkan
Demokrat tidak dalam menolak putusan MK dan telah menyiapkan sejumlah opsi untuk kemudian dibawa ke pertemuan antar partai politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved