Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Tengku Zulkarnain telah meninggal dunia di RS Tabrani, Pekanbaru, pada Senin (10/5), setelah berjuang melawan covid-19. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini mengenang sosok almarhum dengan mengunggah video Ustaz Zulkarnain di media sosial miliknya.
Dari unggahan video itu terlihat Tengku Zulkarnain bercerita soal sosok mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang dinilai cerdas dalam menjalin hubungan dengan negara-negara, termasuk dengan Israel.
"Saya tidak melihat Gus Dur pro Zionis. Memang dia mendapat dana untuk membuat hubungan diplomatik dengan Israel. Tapi, sampai beliau wafat dia enggak buat. Itu cerdasnya Gus Dur. Dia menolak halus dengan tidak membuat hubungan diplomatik antara RI-Israel," cerita Tengku Zulkarnain.
Pernah suatu ketika, Gus Dur, lanjutnya, menyatakan akan membuat hubungan diplomatik antara RI-Indonesia, tetapi seketika mendapat penolakan keras oleh masyarakat Indonesia. Di saat itu juga, Gus Dur menyebut bahwa masih sulit untuk membuka hubungan kerja dua negara.
"Saat itu juga orang Israel diam sampai sekarang. Gus Dur bisa saja buat hubungan diplomatik, tapi sulit dan butuh waktu yang lama. Saya enggak membela Gus Dur. Saya juga tidak mencari jabatan dengan memuji Gus Dur. Beliau juga sudah wafat," ucap Ustaz Zulkarnain yang diketahui berkata dalam video yang sudah diunggah sejak tahun lalu.
Dia pun menegaskan bahwa tidak perlu menanyakan kecintaan NKRI Gus Dur. Hubungan diplomatik antara RI-Israel, ucapnya, belum terwujud berkat dorongan masyarakat Indonesia yang menolak rencana tersebut.
Baca juga: Sebelum Meninggal, Tengku Zulkarnain Rilis Lagu Tauhid Aswaja
Ustaz Zulkarnain juga berbagi soal kelebihan lain presiden keempat RI itu di matanya, yakni sifat pemurah hati kepada banyak orang. Satu ketika ada orang yang meminta kepada Gus Dur.
Lalu Gus Dur memberinya dari uang belanja sang istri. Istrinya bertanya, "Kenapa dikasih uang belanja kita. Nanti kita makan apa?"
Gus Dur menjawab, "Kita bisa pinjam sama orang tapi dia belum tentu bisa pinjam kepada orang lain." Karena itu, Tengku Zulkarnain meminta masyarakat untuk mencontoh sifat kearifan serta kebesaran jiwa Gus Dur.
"Saya sampaikan beliau itu pemurah. Orang minta langsung dikasih, enggak banyak mikir. Jangan memfitnah orang yang kita tidak ketahui, berdosa itu," ulasnya. (OL-14)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, menegaskan humor punya posisi penting sebagai medium kritik dan refleksi sosial.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar syukuran atas anugerah gelar pahlawan nasional kepada K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marsinah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa meminta masyarakat menerima keputusan pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh
Selain Soeharto, terdapat sembilan tokoh lain yang turut menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini.
Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh bangsa pada Senin (10/11), bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved