Jumat 07 Mei 2021, 21:06 WIB

85 WN Tiongkok Masuk, Imigrasi: Sudah Sesuai Aturan

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
85 WN Tiongkok Masuk, Imigrasi: Sudah Sesuai Aturan

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jhoni Ginting

 

DIRJEN Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jhoni Ginting, menegaskan bahwa seluruh warga negara asing (WNA) asal RRT yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, sudah memenuhi aturan keimigrasian dan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19 di Indonesia.

Aturan yang dimaksud Jhoni yaitu Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru dan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

“Penanganan setiap warga negara asing yang datang ke Indonesia telah mengikuti aturan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Petugas Imigrasi tidak akan memberikan izin masuk jika para WNA tidak lulus pemeriksaan kesehatan oleh petugas,” kata Jhoni dalam keterangannya Jumat (7/5).

Baca juga: Australia Berencana Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Pemeriksaan kesehatan terhadap 85 WN Tiongkok itu, kata Jhoni, telah dilakukan petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes) sesuai protokol kedatangan bagi pelaku perjalanan internasional.

Setelah pemeriksaan kesehatan, petugas imigrasi juga akan memeriksa seluruh dokumen perjalanan dan dokumen keimigrasian setiap WNA yang akan masuk ke Indonesia.

Pria kelahiran Medan itu menyampaikan, saat ini masih berlaku aturan pelarangan masuk bagi WNA selama masa pandemi Covid-19. Kedatangan para WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk tujuan esensial seperti bekerja di proyek strategis nasional dan objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut.

”Terkait kedatangan WNA ke Indonesia, kami sampaikan bahwa mereka yang datang telah memperoleh rekomendasi dari instansi terkait dan akan bekerja di proyek strategis nasional, bukan untuk tujuan wisata” pungkas Jhoni.

Hingga saat ini, pelarangan masih berlaku untuk WNA yang ingin datang dengan tujuan wisata. Pemerintah juga telah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan serta Visa On Arrival (VOA) sejak awal Maret 2020 untuk mencegah lonjakan penyebaran Covid-19. (OL-4)

Baca Juga

dok.tangkapan layar

Kadensus 88: Pendekatan Humanis Penting Dalam Atasi Terorisme

👤Muhamad Fauzi 🕔Minggu 26 September 2021, 19:33 WIB
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kini juga melakukan upaya lainnya guna mengatasi persoalan...
Antara

NU: Hentikan Politisasi Isu Pandemi Covid-19

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 26 September 2021, 19:30 WIB
Putusan persidangan NU juga meminta pemerintah melakukan kebijakan PEN secara tepat guna dan sasaran. KPK juga perlu mengawasi...
Antara

Besok, Mahasiswa akan Berunjuk Rasa di KPK

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 September 2021, 19:10 WIB
Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk solidaritas gabungan bersama bEM SI dan Gerakan Selamatkan KPK. Ini terkait nasib 57 pegawai KPK yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya