Jumat 23 April 2021, 05:30 WIB

Soal Jozeph Paul Zhang, Bareskrim belum Kirim Penyidik ke Jerman

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Soal Jozeph Paul Zhang, Bareskrim belum Kirim Penyidik ke Jerman

Youtube Joseph Paul Zhang
Jozeph Paul Zhang

 

BADAN Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan belum mengirimkan tim penyidik untuk terbang ke Jerman guna melacak keberadaan tersangka penistaan agama, Jozeph Paul Zhang, hingga Kamis (22/4).

"Sementara belum (ada penyidik diberangkatkan ke Jerman). Karena kami menggunakan komunikasi yang ada di Jerman," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/4).

Rusdi beralasan pihak kepolisian memiliki atase yang berada di KBRI Berlin, Jerman, untuk membantu proses komunikasi.

Baca juga: Kemenkominfo Blokir 44 Konten Ujaran Kebencian Paul Zhang

Pihak Divisi Hubungan Internasional Polri, kata Rusdi, juga tengah berkoordinasi dengan kepolisian Jerman.

"Jadi seluruh sumber daya yang ada dimanfaatkan, dikerahkan untuk menyelesaikan kasus JPZ," tuturnya.

Jozeph sendiri, saat ini, tengah diburu kepolisian lantaran menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Polri mengklaim dapat memproses hukum tersangka lantaran masih berstatus sebagai WNI.

Maka, saat ini, Polri tengah mengurus penerbitan red notice ke Interpol pusat yang berada di Lyon, Prancis.

Sebelumnya, Jozeph diburu polisi lantaran melakukan diskusi virtual di media sosial dan acap kali mengeluarkan kalimat yang diduga menistakan agama Islam. Dia beberapa kali mengeluarkan kalimat yang dianggap mengolok-olok agama Islam.

Atas perbuatannya, Jozeph dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang larangan menyebarkan informasi yang mengandung unsur kebencian atau permusuhan, serta Pasal 156a KUHP terkait penistaan agama. (OL-1)

Baca Juga

Ist/DPR

Banggar DPR: Pemerintah Harus Selektif Jalankan Kebijakan Fiskal

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 11 Mei 2021, 10:27 WIB
Dengan amunisi terbatas, menurut MH Said Abdullah, kebijakan fiskal harus benar-benar memiliki dampak bagi pertumbuhan ekonomi...
Ist/DPR

Pemerintah Harus Jelaskan Kematian Pascasuntik Vaksin AstraZeneca

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 11 Mei 2021, 10:10 WIB
Pemerintah perlu segera melakukan pengecekan berdasarkan data dan analisa yang kuat atas kasus kematian yang diduga akibat pemberian Vaksin...
MI/M Irfan

Jabatan Ex-officio Wako Batam Digugat, NasDem: Akal-akalan Saja

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 11 Mei 2021, 09:05 WIB
Usulan Ketua DPRD Kepri agar jabatan ex-officio Wali Kota Batam sebagai Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Transformasi Kota Tua

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergandengan tangan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya