Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa akan memecat dan menjerat melalui proses hukum anggotanya yang meninggalkan tugas sejak 12 Februari 2021 dan bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Rantai pengawasan dan komando akan ditingkatkan untuk mengantisipasi kejadian serupa.
"Salah satu prajurit kita memang harus dievaluasi. Prajurit kita ini masuk 2015, usia 23-24, lahir dan besar di Wamena dan ditempatkan setelah bertugas di salah satu batalyon infantri di Jawa Tengah. Dia terdeteksi Februari lalu meninggalkan pos, saat ini batalyonnya sedang bertugas di Papua," paparnya usai meresmikan Smart Instalasi Tahanan Militer pertama TNI AD di Markas Polisi Militer Kodam Jaya, Jakarta, Selasa (20/4).
Menurut dia, oknum TNI AD itu sejak 12 Februari 2020 dipastikan sudah meninggalkan tugas dan bergabung dengan KKB. Seluruh perlengkapan militer ditinggalkannya kecuali dua magasin dengan kapasitas 70 peluru berukuran 5,56mm.
Ia menegaskan sudah menerapkan beberapa pasal untuk menjerat melalui peradilan militer. Selain itu, sanksi berupa pemecatan sudah menanti.
"Beberapa pasal sudah kita terapkan termasuk pemecatan karena tidak hadir tanpa izin (THTI) yang setelah 30 hari baru bisa kita pecat. Kita cari secara fisik dan elektronik. Secara umum dia masih, oknum yang dimaksud masih di Papua," paparnya.
Baca juga: Polri Telisik Laporan KKB Perkosa Gadis Desa di Kampung Beoga
Menurut dia, kasus prajurit kabur atau meninggalkan barak kerap terjadi dengan berbagai latar belakang. Dengan begitu ia enggan mengaitkan kasus ini dengan persoalan kedaerahan.
"Kasus serupa motivasinya banyak mulai hutang, tidak merasa cocok, masalah susila dan lainnya. Itu juga terjadi pada prajurit dengan latar belakang dan etnis berbeda. Maka kasus yang sekarang ini tidak ada hubunganya dengan putra daerah," ujarnya.
Andika mengatakan atasan atau rantai komando harus turut menanggung konsekuensi dari kasus ini.
"Kalau dia ini prajurit I, bagaimana komandan pletonnya, kemudian kompi, hingga komandan batalyon. Jadi ini punya konsekuensi pada rantai komandonya, pemimpin harus lebih serius memastikan kondisi para anggota baik-baik saja atau sedang down," pungkasnya.(OL-5)
Kapan pendaftaran TNI AD 2026 dibuka? Simak jadwal lengkap Tamtama, Bintara, dan Taruna Akmil, syarat terbaru (tinggi badan 158 cm), serta panduan lolos seleksi di sini.
Pendaftaran Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2026 masih dibuka hingga 29 Januari. Validasi data dimulai hari ini, 6 Januari 2026. Simak syarat lengkapnya.
Demonstrasi militer dan parade serta pameran alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Juang TNI AD.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Hingga Minggu (30/11), total 21.707 personel TNI AD dikerahkan untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi sejak 21 November 2025 dan menimpa 13 kabupaten/kota di Sumatra Utara, BNPB menyebutkan telah 58 orang ditemukan meninggal.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
SATGAS Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo berhasil menangkap Iron Heluka, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya Kodap XVI Yahukimo berikut kronologinya
SATGAS Operasi Damai Cartenz bersama Polres Keerom menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Maam Taplo, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, pada Sabtu (22/11)
Faizal menyebut doktrin KKB terhadap para generasi milenial, merupakan masalah serius. Terlebih, regenerasi anggota KKB telah terjadi dan kerap beroperasi di lima kabupaten.
KEPOLISIAN bersama TNI tengah berupaya mengevakuasi pendulang emas yang selamat dari amukan diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
SEBANYAK 11 warga sipil pendulang emas dikabarkan menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Mereka diduga kuat tewas akibat ditembak oleh KKB Papua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved