Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SAKSI kasus rasuah ekspor benih lobster, Anggia Tesalonika Kloer mengaku disewakan satu unit apartemen dan mobil oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. Anggia merupakan sekretaris pribadi Edhy.
"Saya disewakan apartemen sebagai apartemen saya karena tidak punya keluarga di Jakarta," ujar Anggia di ruang sidang Pengilan Tipikor Jakarta, Rabu (17/3).
Anggia yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara menyebut apartemen yang disewakan kepadanya terletak di Apartemen Signature Cawang. Namun, tidak mengetahui harga sewa apartemen.
Saat dikonfirmasi oleh jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), apartemen itu disewakan oleh Edhy kepadanya.
Dalam keterangannya yang dituangkan di BAP, Anggia mengetahui hal tersebut melalui sekretaris pribadi Edhy lainnya bernama Amiril Mukminin.
"Amiril sempat mengatakan kepada saya bahwa terkait dengan penyewaan adalah dari Bapak. Bapak di sini maksudnya adalah Edhy Prabowo," kata JPU KPK membacakan BAP yang langsung diiyakan Anggia.
Selain apartemen, Anggia juga diberikan satu unit mobil Honda H-RV oleh Edhy. Pemberian itu dilakukan setelah dirinya sembuh dari covid-19 pada Oktober 2020.
"Saya dipinjamkan mobil untuk mempermudah dari tempat tinggal ke kantor agar tidak menggunakan kendaraan umum. STNK atas nama Ainul (staf istri Edhy)," terang Anggia.
Selain dirinya, Anggia mengakui penyewaan apartemen juga dilakukan terhadap dua sespri Edhy lainnya, yakni Fidya Yusri dan Putri Elok.
Anggia dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito. Dalam kasus ini, total suap yang diberikan ke Edhy sebesar US$103 ribu dan Rp706.055.440 atau mencapai Rp2,1 miliar.
Suap itu diduga untuk mempercepat proses rekomendasi persetujuan pemberian izin budidaya yang menjadi syarat ekspor benur kepada PT DPPP. (OL-8)
KPK menyatakan tengah mencari safe house atau rumah aman lain terkait dengan kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tengah mendalami laporan dugaan gratifikasi terkait penanganan tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Singapura berinisial TCL.
KPK meminta Ditjen Imigrasi memperpanjang penahanan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan eks Staf Khusus Isfan Abidal Aziz terkait dugaan korupsi pembagian kuota haji.
Mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari (RW), diduga menerima aliran dana melalui tiga perusahaan
KPK menemukan uang suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai disimpan dalam safe house. Enam tersangka sudah ditetapkan, penyidikan masih berlangsung.
KPK memeriksa PNS Cholid Mawardi terkait dugaan suap di Direktorat Jenderal Pajak. Lima tersangka sudah ditetapkan, termasuk penerima dan pemberi suap.
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
KKP memastikan ketersediaan ikan hasil budi daya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Ia menegaskan akan meminta persoalan tersebut segera ditangani agar tidak berulang dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas nelayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved