Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, merespons pernyataan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyebut anggaran pembangunan kapal KKP telah cair, namun industri galangan kapal belum menerima pesanan (order).
Menurutnya, ketersediaan atau pencairan anggaran dalam dokumen anggaran negara tidak otomatis berarti kontrak pembangunan kapal sudah berjalan. Menurutnya, pengadaan kapal pemerintah tetap harus melalui tahapan administrasi dan teknis sesuai ketentuan yang berlaku.
“Anggaran yang tersedia atau sudah tercantum dalam DIPA tidak serta merta berarti kontrak pembangunan kapal langsung efektif. Proses pengadaan harus melalui tahapan lelang, penetapan pemenang, hingga penandatanganan kontrak,” kata Menteri KKP dilansir dari unggahan instagram pribadinya @swtrenggono, Rabu (11/2).
Ia menjelaskan, kondisi industri galangan kapal yang belum menerima order dapat terjadi karena proses pengadaan masih berlangsung. Pemerintah, kata dia, wajib memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai aturan, termasuk verifikasi teknis dan administrasi.
Selain itu, Menteri KKP juga menyinggung bahwa sebagian pembiayaan pengadaan kapal bersumber dari skema pinjaman luar negeri. Dalam skema tersebut, pencairan dana biasanya dilakukan bertahap sesuai progres pekerjaan, bukan langsung dibayarkan penuh di awal.
“Jika pembiayaan menggunakan pinjaman luar negeri, mekanisme pencairannya juga berbasis progres dan memerlukan proses verifikasi,” ujarnya.
Menteri KKP menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan program pengadaan kapal berjalan tepat waktu dan tidak menimbulkan salah persepsi di publik.
Ia menegaskan KKP tetap berkomitmen mendukung industri galangan kapal nasional melalui program pengadaan yang transparan dan sesuai regulasi. (Instagram/Z-10)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Ia menegaskan akan meminta persoalan tersebut segera ditangani agar tidak berulang dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas nelayan.
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pendampingan pada keluarga tiga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa KKP.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuding Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum mengoptimalkan alokasi anggaran untuk pembelian kapal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kegaduhan akibat penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved