Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meyakini tahun ini ada lonjakan pemudik saat Lebaran pada Mei 2021 mendatang dibanding tahun lalu. Pihaknya pun menyiapkan sejumlah langkah antisipasi terhadap persoalan tersebut dengan Tim Gugus Tugas (Satgas) Covid-19.
"Angkutan lebaran kali ini pasti terjadi lonjakan, vaksinasi (covid-19) membuat masyarakat ingin berpergian. Kami akan dikoordinasikan dengan K/L terkait dan Satgas Covid 19, yang akan memberikan arahannya," kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI secara virtual, Selasa (16/3).
Adapun langkah yang disiapkan Kemenhub ialah memperketat syarat perjalanan, yaitu dengan mempersingkat masa berlaku alat skrining (penyaringan) covid 19 seperti, GeNose, rapid test, atau antigen.
Lalu, penerapan protokol kesehatan lainnya yakni akan memeriksa penumpang terkait pemakaian masker, melaksanakan jaga jarak, melakukan disinfektasi prasarana/sarana, pemberlakuan pembatasan penumpang.
Baca juga: Menteri KKP Ajak TNI AL Optimalkan Potensi Perikanan Budidaya
Budi juga menerangkan, pihaknya bekerja sama dengan media nasional untuk melakukan survei nasional tentang potensi pemudik pada masa Lebaran Tahun 2021 yang akan menjadi rekomendasi pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun ini.
Menhub juga mengatakan akan melaksanakan koordinasi intensif dengan pihak lain seperti Jasa Marga, Korlantas Polri, dan operator transportasi untuk membuat posko pemantauan arus mudik Lebaran 2021.
"Kami juga melihat cuaca dan bencana menjadi hal penting yang harus diperhatikan," kata Budi.
Diketahui, jumlah penumpang angkutan transportasi umum menurun drastis sebesar 91% pada 2020, yakni dari 1,3 juta pada periode H-7 hingga H+7 Idul Fitri 2019 menjadi 121 ribu penumpang pada periode sama tahun di tahun lalu. Meski tidak menyebutkan secara rinci, angka pemudik tahun ini diyakini lebih dari jumlah penumpang pada 2020. (OL-4)
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Sebagai salah satu pilar penting dalam akuisisi pengetahuan, kegiatan membaca perlu dipromosikan kepada segenap masyarakat dalam pelbagai kesempatan.
KETIKA jalan-jalan sepanjang koridor yang menghubungkan kota-desa makin ramai, bahkan macet, sementara kota-kota besar mulai ditinggal penduduknya, maka itulah momen mudik Lebaran.
BANDARA Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat melayani hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama 10 hari berjalannya Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H.
PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan berlangsung pada Selasa (24/3/ 2026).
Penjualan tiket kereta Lebaran 2026 mencapai 4 juta lebih atau 89,6%. KAI menyebut arus balik masih tersedia dengan ratusan ribu kursi tersisa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved