Headline

Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.

Arus Balik Lebaran, Tiket Kereta Api KAI Hampir Ludes Terjual

Insi Nantika Jelita
23/3/2026 11:30
Arus Balik Lebaran, Tiket Kereta Api KAI Hampir Ludes Terjual
Penjualan tiket kereta Lebaran 2026 mencapai 4 juta lebih atau 89,6%. KAI menyebut arus balik masih tersedia dengan ratusan ribu kursi tersisa.(PT KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya mobilitas masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan kembali pascalibur Lebaran. Hingga 23 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 4.028.839 tiket. Angka ini setara 89,6% dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. 

Dengan capaian tersebut, masih tersedia 469.857 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk arus balik.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan penjualan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus menguat sebagai pilihan perjalanan Lebaran.

“Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (23/3).

Pada layanan kereta api jarak jauh, penjualan tiket telah mencapai 3.507.988 tiket atau 98,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Artinya, masih tersedia 63.772 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan arus balik.

Sementara itu, pada layanan kereta api lokal yang dikelola KAI, penjualan tiket tercatat 520.851 tiket atau 56,2 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Dengan demikian, masih terdapat 406.085 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. 

Penjualan tiket KA lokal umumnya akan terus meningkat mendekati tanggal keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, yaitu 11 hingga 22 Maret 2026, KAI telah melayani 2.131.656 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 387.852 pelanggan KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatra, atau total 2.519.508 pelanggan. Capaian ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari hari ke hari.

Seiring dengan peningkatan tersebut, volume pelanggan dan tingkat okupansi harian kereta api jarak jauh pada 11–22 Maret 2026 menunjukkan tren yang terus bergerak naik. Puncaknya terjadi pada 22 Maret 2026 dengan 242.773 pelanggan atau 150,7% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Pada pagi hari ini,  pergerakan pelanggan terpantau masih sangat tinggi dengan 222.948 penumpang kereta api jarak jauh telah dijadwalkan berangkat dengan tingkat okupansi sementara mencapai 139,1%. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.

Anne menjelaskan tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan karena pola perjalanan yang dinamis dalam satu rangkaian.Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. 

"Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” terangnya.

Di tengah tingginya permintaan tersebut, sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

Meski demikian, masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket, terutama untuk arus balik, melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan yang berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan.  (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya