Kamis 25 Februari 2021, 22:21 WIB

Bedakan dengan Acara Rizieq, Presiden ke NTT Jalankan Tugas Negara

Bedakan dengan Acara Rizieq, Presiden ke NTT Jalankan Tugas Negara

PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo menyapa warga di tengah hujan deras saat meninjau kawasan food estatedi Desa Makata Keri, Nusa Tenggara Timur.

 

POLITIKUS Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menegaskan kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kerja, bukan untuk mengumpulkan massa.

Ketika warga ramai berkumpul menyambut kedatangan Presiden di Maumere, NTT, itu bukan kehendak Jokowi dan sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dalam kerumunan yang terjadi.

"Kita tidak boleh berprasangka buruk kepada rakyat yang ingin melihat secara langsung presiden pilihannya," ujar Irma, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, hari ini.

Baca juga: Kerumunan di NTT Dinilai tidak Ada Unsur Kesengajaan

Menurut dia, kerumunan massa di Maumere berbeda dengan kerumunan massa pada acara pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta.

"Presiden ke NTT dalam melaksanakan tugas negara. Kerumunan di NTT tidak disengaja dan tidak direncanakan," kata Ketua DPP Partai NasDem tersebut.

Meski demikian, kata dia, protokol presiden dan protokol pemerintah daerah sebaiknya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting pada era pandemi, mengingat kerumunan berlebihan bisa membahayakan.

Namun, mantan anggota Komisi IX DPR itu menilai tidak tepat juga apabila masalah itu sampai dilaporkan ke polisi.

Irma mengatakan bahwa Jokowi sampai melambaikan tangan lewat jendela atas mobil karena tidak mau mengecewakan rakyat.

"Kunjungan Presiden adalah tugas resmi. Jika ada hal-hal di luar rencana, itu tanggung jawab protokol," kata Irma.

Presiden Jokowi pada hari Selasa (23/2) berkunjung ke NTT untuk meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka setelah meninjau area lumbung pangan di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, NTT.(OL-4)

Baca Juga

Antara

Luhut Pilih Pencegahan: OTT tak Bikin Jera

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 22:26 WIB
Luhut yang mengaku telah menjabat sebagai menteri hampir 7 tahun, mengganggap kinerja KPK tidak begitu maksimal dalam...
Antara

Moeldoko: Nekat Korupsi pasti Disikat

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 22:06 WIB
“Siapapun yang masih nekat korupsi, pasti akan disikat tanpa pandang bulu,” ujar...
Antara/Dhemas Reviyanto

Luhut Minta KPK Terapkan Digitalisasi dalam Pencegahan Korupsi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 21:53 WIB
"KPK hari ini harus lebih cerdik dan cerdas dengan terus beradaptasi dengan teknologi. Dengan adanya digitalisasi akan membantu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya