Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI Rudy Mas’ud mengapresiasi langkah awal Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo sehari usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) baru.
Dalam catatannya yang berjudul, 'Safari Kapolri Baru: Indah di mata, Damai di hati', Rudy mengungkapkan kekagumannya atas sikap Kapolri kepada tokoh agama. "Sungguh pemandangan yang adem dan penuh makna, begitu melihat safari kebangsaan," ungkapnya kepada Parlementaria, di Jakarta Selasa (2/2/2021).
Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, sebuah tradisi luhur yang sangat dijunjung tinggi, yakni sowan kepada tokoh-tokoh agama dari organisasi massa Islam terbesar di negeri ini. Yaitu kepada Pengurus Besar nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah serta DPP Rabithah Alawiyah.
Baca Juga: Kapolri Nasrani
Dalam lawatan safarinya, Listyo pun menemui tokoh-tokoh agama dari ormas besar Islam. Rudy mengungkapkan, ada momen menggelitik, di mana Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj sempat berkelakar dengan khas NU-nya dengan menyebut bahwa Pak Listyo adalah NU cabang Nasrani. ''Mendengar celetukan itu, semua tertawa,'' lanjut Rudy.
"Pak Listyo yang saya yakin, merasa sangat di-wong-ke. Di PP Muhammadiyah, Pak Listyo tampak berpeci hitam layaknya Pak Haji. Di sana, Kapolri menyatakan dengan lugas, korpsnya siap dan terbuka dikritik. Ketua Umum PP Muhammadiyah KH Haedar Nashir pun menimpali, bahwa Polri adalah Polisi sahabat umat," ungkap Rudy.
Maraton safari berlanjut ke DPP Rabithah Alawiyah. Pimpinan Rabithah Alawiyah, Habib Zen Umar bin Smith. Di ormas yang menghimpun keturunan langsung Nabi Muhammad SAW tersebut Pak Listyo menyatakan, bagaimana ke depan antara umara dan ulama mampu bersinergi dalam melakukan banyak hal.
Di samping juga pihaknya menerima masukan bagaimana polisi mampu memberikan pelindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berbentuk harkamtibmas. Kapolri mengajak untuk bersinergi mengedukasi umat melaksanakan 5M dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Dalam catatannya Rudy menyimpulkan, bahwa yang dilakukan oleh Kapolri dalam safari kebangsaannya ini begitu indah di mata dan damai di hati. Hal ini seolah meredam merebaknya hoaks, sentimen, serta narasi adanya kriminalisasi ulama oleh Polri dan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo hadir bagai oase di tengah gurun pasir. Hal ini sekaligus menampik isu sensitif, bahwa perbedaan agama Kapolri baru dapat menjadi ganjalan dalam memimpin Polri.
“Buktinya, ia diterima dengan hangat, dan saya rasa berhasil merajut kebersamaan yang begitu nyata. Di mata saya, Kapolri baru kita, Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo sadar bahwa sebagai pimpinan institusi penegak hukum, ia harus berdiri di atas agama dan golongan manapun. Salam dan Hormat Saya untuk Kapolri baru Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo," tukas Rudy dalam catatanya. (RO/OL-10)
Hasbiallah Ilyas, meminta aparat penegak hukum transparan dalam penanganan kasus Fandi Ramadan, ABK Sea Dragon yang terancam hukuman mati dalam perkara 2 ton sabu.
Jaksa mendasarkan tuntutan mati karena Fandi dianggap bersalah tidak menolak atau memeriksa muatan kapal yang ternyata berisi sabu.
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menegaskan peradilan militer bukan ruang impunitas dalam sidang uji materi UU Peradilan Militer di Mahkamah Konstitusi.
Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya meminta pemerintah bertindak tegas terhadap perusahaan yang melanggar kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya.
Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan penundaan impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai penutupan gerai Alfamart dan Indomaret.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved