Selasa 19 Januari 2021, 21:52 WIB

Mendagri Klaim Sudah Ingatkan KPU dan Bawaslu

Mendagri Klaim Sudah Ingatkan KPU dan Bawaslu

MI/M Irfan
Mendagri Tito Karnavian (Kanan) berbincang dengan sejumlah komisioner KPU dan Bawaslu

 

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan sudah mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia agar menyudahi mendiskualifikasi pasangan calon kepala daerah jika pemenang sudah hampir ditetapkan oleh KPU.

"Kalau memang ada diskualifikasi, sebaiknya dilaksanakan sebelum penetapan pasangan calon pemenang. Itu yang kami sampaikan juga ke Pak Abhan (Ketua Bawaslu RI) maupun ke Ketua KPU RI (mantan Ketua KPU RI Arief Budiman). Tanpa bermaksud berpihak," kata Tito, di Senayan, Jakarta, hari ini.

Menurut mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang menjabat dari pertengahan Juli 2016 hingga akhir Oktober 2019 itu, perilaku menganulir hasil kemenangan pihak tertentu secara langsung dengan 'tangan' penyelenggara pemilu memiliki kerawanan tinggi dari sudut pandang keamanan.

Baca juga: Mendagri Wanti-wanti Potensi Konflik Kepentingan Panja Pilkada

Karena, kata Tito, pasangan calon yang sudah menang tidak mungkin mau menerima diskualifikasi oleh penyelenggara pemilu tersebut.

"Bagaimana bisa. Investasinya sudah bertahun-tahun, membangun jaringan yang tidak murah, setelah itu bertanding dan tidak ada pelanggaran dilaporkan di tengah-tengah (pertandingan). Setelah menang (dilaporkan). Kalau yang dilaporkan yang kalah, mungkin tidak apa-apa. Tapi yang dilaporkan itu yang menang, sehingga seolah menggunakan 'tangan' penyelenggara untuk mematahkan kemenangan itu. Dari sudut pandang keamanan, itu rawan," kata Tito.

Karena itu, Tito mengatakan jika ada pelanggaran pemilu maupun pilkada yang baru dilaporkan kepada penyelenggara setelah pemenang hampir diumumkan oleh KPU RI, sebaiknya diarahkan pengadilannya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Itu lebih adem dibanding dipatahkan di situ dengan putusan demikian," kata Tito Karnavian.(OL-4)

Baca Juga

Biro Setpres

Mahfud Tantang Amien Cs Bawa Bukti Kasus FPI Bukan Keyakinan

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 09 Maret 2021, 18:07 WIB
Hal tersebut diutarakan Mahfud MD lantaran tim bentukan Amien Rais itu tidak memercayai hasil rekomendasi yang dirilis Komnas...
Antara/Indrianto Eko Suwarso.

Anggota BPK, Advokat, Penyanyi Dangdut dalam Sidang Korupsi Bansos

👤 Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 09 Maret 2021, 18:00 WIB
Dari Rp14,7 miliar itu, Matheus menyebutkan ada Rp8,4 miliar diberikan ke Juliari Batubara melalui Kepala Biro Umum Kemensos Adi...
Polkam.go.id

Tim Kajian UU ITE Undang Aktivis dan Pegiat Medsos

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 09 Maret 2021, 17:48 WIB
Berbagai masukan diterima, salah satunya menekankan pentingnya edukasi terhadap pengguna ruang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya