Sabtu 26 Desember 2020, 09:56 WIB

JK Ajak Afghanistan Kirim Anak Mudanya Belajar di Indonesia

Emir Chairullah | Politik dan Hukum
JK Ajak Afghanistan Kirim Anak Mudanya Belajar di Indonesia

MI/Emir Chairullah
Jusuf Kalla (berdiri, tengah) bertemu ulama di Afghanistan

 

KETUA Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengundang ulama dan pelajar dari Afghanistan untuk belajar di institusi pendidikan di Indonesia. JK dan juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengusahakan adanya beasiswa untuk belajar di Indonesia.

“Kita akan menyediakan beasiswa untuk belajar di Indonesia dan memberikan pengetahuan mengenai dunia pendidikan di Indonesia,” kata JK di depan ulama-ulama Afghanistan seperti yang dilaporkan wartawan Media Indonesia Emir Chairullah dari Istana Presiden Afghanistan Char Chinar Palace di Kabul, Jumat (25/12).

JK berharap ulama dan pelajar dari Afghanistan yang nantinya belajar di institusi pendidikan di Indonesia bisa mengembangkan bagaimana menjalankan ajaran Islam dengan damai. Apalagi, tambah JK, seharusnya negara Islam seperti Afghanistan bisa mengakhiri konflik yang sudah lama terjadi.

“Kenapa di negara Islam ini perdamaian sulit tercipta. Karena itu saya datang ke sini untuk membantu menciptakan perdamaian di Afghanistan,” ujarnya.

Baca juga: Presiden Afghanistan Ajak JK Jadi Mediator dengan Thaliban

Sebelumnya, salah satu perwakilan ulama Mohammad Arif Malikyar meminta kepada JK dan anggota delegasi yang lain untuk memberikan bantuan pendidikan kepada masyarakat Afghanistan. Pasalnya, ungkap, Arif negaranya kini sedang menghadapi tantangan berat dalam mengembangkan pendidikan.

“Kita butuh bantuan pendidikan dari negara-negara Islam termasuk Indonesia. Kami di sini mendapat banyak tantangan. Banyak anak-anak remaja yang butuh beasiswa,” ujarnya.

Dirinya memuji Indonesia sebagai negara berpenduduk agama Islam yang taat. Selain itu, ia melihat banyak organisasi Islam yang bagus yang bisa menciptakan perdamaian dan membina pendidikan.

“Karena itu kita berharap bantuan dari Indonesia. Apalagi Pendidikan tidak mengenal batas termasuk tak ada batasan gender,” pungkasnya. (OL-5)

Baca Juga

Medcom

Penyelesaian Arogansi Warga tidak Boleh Hanya dengan Materai

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Selasa 18 Mei 2021, 11:36 WIB
"Harus ada hukuman keras agar masyarakat juga bisa lebih menuruti aturan dan menghargai petugas yang bekerja. Hukumannya bisa dengan...
Antara

Evakuasi KRI Nanggala-402 dengan Tiongkok Jangan Dipolitisir

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 18 Mei 2021, 11:00 WIB
TNI AL memastikan akan menggelar operasi salvage/Search and Rescue (SAR) dengan pihak Tiongkok untuk mengangkat bangkai KRI Nanggala-402,...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

KPK Diminta Cabut SK Pembebastugasan Pegawai yang Gagal TWK

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 18 Mei 2021, 10:05 WIB
Jokowi sudah meminta agar peralihan status pegawai KPK jadi aparatur sipil negara (ASN) sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tempat Wisata Tetap Pilihan Utama

LIBUR Lebaran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya