Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memantau program vaksinasi Covid-19. Lembaga Antikorupsi akan melakukan pendampingan hingga program bergulir.
"KPK akan melakukan pendampingan mulai dari perumusan kebijakan sampai ke pelaksanaan, itu yang akan kami lakukan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, hari ini.
Menurut dia, KPK akan mendampingi sasaran vaksin yang akan diberikan secara cuma-cuma alias gratis tersebut. Prioritas penerima vaksin hingga vendor pengadaan akan dipelototi.
"Bagaimana vendor yang akan melaksanakan pengadaan maupun sampai injeksi kepada *masyarakat (didampingi)*," ujar dia.
Baca juga: BPOM Komitmen Dukung Obat Herbal Menjadi Fitofarmaka
Sejak Maret 2020, lanjut Ghufron, KPK telah menerjunkan 10 tim di Satuan Tugas (Satgas) covid-19 untuk mencegah tindak pidana korupsi dalam setiap program penanggulangan pandemi itu. Ia berharap, tidak ada unsur kerugian negara ketika program vaksin ini berjalan.
"Bagaimana kemudian vaksin ini efektif menyembuhkan covid-19 tapi juga efisien. Tidak kemudian menimbulkan kerugian-kerugian negara," kata dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah Indonesia bakal menggratiskan vaksin covid-19. Keputusan diambil setelah mendengar masukan dari berbagai pihak.
"Setelah menerima banyak masukan dari masyarakat dan setelah melakukan kalkulasi ulang, perhitungan ulang mengenai keuangan negara dapat saya sampaikan bahwa vaksin covid-19 untuk masyarakat adalah gratis," tegas Jokowi.
Jokowi memerintahkan Kementerian Keuangan merealokasi anggaran untuk vaksinasi 2021. Seluruh kementerian, lembaga, dan kepala daerah juga diminta memprioritaskan anggaran untuk vaksinasi. (medcom.id/OL-4)
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved