Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebutkan masyarakat tetap berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) fokus di penindakan korupsi. Pasalnya, masyarakat melihat aksi korupsi di berbagai sektor meningkat dalam setahun terakhir walaupun KPK mengklaim sudah melakukan pencegahan.
“Hasil survei kami memperlihatkan masyarakat ingin agar penindakan setidaknya sama porsinya dengan pencegahan,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei terkait ‘Tren Persepsi Publik tentang Korupsi di Indonesia’ secara daring, Minggu (6/12).
Disebutkan, survei dilakukan terhadap 2.000 dari 13.001 respon di seluruh provinsi yang dipilih secara acak pada 29 November-3 Desember 2020. Dengan asumsi metode simple random sampling ukuran sampel 2.000 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error-MoE) sekitar 2,2% pada tingkat kepercayaan 95%.
Lebih lanjut Djajadi mengungkapkan, hasil survei menyatakan dengan tidak banyaknya aksi penindakan terhadap koruptor selama setahun belakangan, masyarakat menilai pemerintah tidak lagi serius memberantas korupsi. Jika dibandingkan dengan data 2017-2018, ada penurunan efektivitas dalam persepsi masyarakat terhadap KPK, presiden dan polisi.
"Dalam penanganan korupsi, pemerintah pusat ada penurunan. Pada 2017-2018 itu cenderung tidak mengalami penurunan tapi di 2020 terjadi penurunan persepsi masyarakat soal keseriusan pemerintah," ungkapnya.
Kecenderungan masyarakat menilai tingkat keseriusan pemerintah tampaknya menurun dari 69% menjadi 59%. Sementara kelompok warga yang menyatakan pemerintah kurang serius itu meningkat dari 19% di 2018 menjadi 31% di 2020.
Hal senada diungkapkan Koordinator Indonesia Corruption Watch Adnan Topan Husodo menanggapi hasil survei tersebut. Menurutnya tindakan pencegahan dan penindakan korupsi sama pentingnya. “Karena itu keduanya harus terus dipertahankan KPK,” jelasnya.
Ia setuju dengan hasil survei yang menyebutkan bahwa mayoritas publik tetap berharap kepada KPK dalam memberantas korupsi. “Bahkan kalau bisa membuat KPK sebagai lembaga anti korupsi yang tunggal. Sebagai lembaga yang independen dan dipercaya publik,” tegasnya. (R-1)
KPK meminta Ditjen Imigrasi memperpanjang penahanan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan eks Staf Khusus Isfan Abidal Aziz terkait dugaan korupsi pembagian kuota haji.
Mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari (RW), diduga menerima aliran dana melalui tiga perusahaan
KPK menemukan uang suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai disimpan dalam safe house. Enam tersangka sudah ditetapkan, penyidikan masih berlangsung.
KPK memeriksa PNS Cholid Mawardi terkait dugaan suap di Direktorat Jenderal Pajak. Lima tersangka sudah ditetapkan, termasuk penerima dan pemberi suap.
KPK menetapkan tiga korporasi sebagai tersangka baru dalam kasus gratifikasi eks Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dan menyita ratusan aset.
KPK memeriksa pegawai Bea Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang. Enam tersangka, termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai, telah ditetapkan.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved