Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Rival Aqma Rianda mengajak semua pihak, termasuk organisasi masyarakat, untuk bekerja sama dan membantu pemerintah agar bangsa Indonesia bisa keluar dari pandemi. Tugas lain yang tak kalah penting yakni mengimbau untuk tidak melakukan kegaduhan yang dapat mengganggu pemerintah dalam mengatasi covid-19.
"Pada tiga bulan terakhir ini kita sudah menyaksikan bersama bahwa kita tidak dapat beraktivitas normal seperti biasanya. Seharusnya kelompok seperti mereka membantu pemerintah saat ini memberi solusi di tengah pasca-pandemi covid-19," ungkapnya.
Baca juga: DPR Optimistis Ekonomi Bangkit Dalam Momentum 75 Tahun RI Merdeka
Ia menjelaskan dampak pandemi covid-19 terasa di semua sektor di Indonesia mulai dari pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Terlebih jumlah kasus corona setiap harinya terus bertambah dengan terakhir jumlah kasus positif korona di Indonesia mencapai 135.123, naik 2.307 sehingga perlu diatasi serius lewat aksi semua pihak.
Hal yang sama juga diutarakan Ketua Umum Barisan Rakyat Satu Juni (Barak 106) Martin Siahaan. Menurut dia, di tengah situasi pandemi covid-19 masyarakat diharapkan bersatu dan memberi perhatian untuk bangsa Indonesia.
"Sudah seharusnya seluruh masyarakat bekerja sama dengan pemerintah untuk memulihkan keadaan bangsa kita yang sedang kacau karena pandemi covid-19. Bahwa saat ini kondisi bangsa saat ini dalam keadaan yang butuh perhatian. Butuh persatuan, sesama warga bangsa," paparnya.
Kritik utama terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) adalah produksi narasi bernuansa sentimen dan tidak metodologis seperti pemerintahan diktator, pemerintah yang menyeleweng, serta narasi pesimistik dan delegitimatif terhadap pemerintahan yang sah hasil pemilu yang menimbulkan dugaan bahwa KAMI kental dengan agenda praksis kekuasaan.
Sementara itu, Erik Hapedrik dari Komite Muda Nusantara (KMN) menolak segala upaya penggiringan opini publik untuk kepentingan politik sesaat, menolak provokasi dan propaganda isu-isu yang tidak relevan dengan kepentingan bangsa yang sedang fokus menghadapi pandemi covid-19.
"Kami meminta, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bijaksana dalam menerima dan mengelola isu-isu dan wacana yang berkembang, masyarakat harus memfilter upaya menimbulkan kekhawatiran dan keresahan masyarakat oleh pihak-pihak tertentu demi tujuan politik kekuasaan," pungkasnya. (RO/J-2)
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
Untar berharap seluruh proses yang dijalani dapat memberikan solusi yang paling tepat, berimbang, dan bertanggung jawab bagi semua pihak terkait.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved