Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Universitas Tarumanagara (Untar) Berikan Penjelasan Terkait Kasus Lexi Valleno Havlenda

Syarief Oebaidillah
04/2/2026 20:23
Universitas Tarumanagara (Untar) Berikan Penjelasan Terkait Kasus Lexi Valleno Havlenda
Ilustrasi(Dok Istimewa)

UNIVERSITAS Tarumanagara (Untar) telah melakukan pertemuan dan dialog langsung dengan Keluarga Saudara Lexi Valleno Havlenda, termasuk pertemuan terakhir pada Selasa, 3 Februari 2026 di Kampus Untar, Jakarta. Kahumas dan Multimedia Untar Rorlen, S.E., M.M. dalam keterangan resminya hari ini mengemukakan dalam rangkaian pertemuan tersebut, kedua belah pihak telah menyampaikan kronologi peristiwa, pandangan, serta harapan masing-masing secara terbuka dan konstruktif. 

"Sehubungan dengan hal di atas, perlu ditegaskan bahwa insiden terjadi saat yang bersangkutan melakukan kegiatan di kampus tanpa izin resmi dari universitas. Kegiatan dilakukan pada hari Jumat, 29 Maret 2024, yang merupakan hari libur nasional, bertepatan dengan peringatan Wafat Isa Al Masih," ungkap Rorlen. 

Karena hari libur, lanjut dia, operasional kampus tidak berlangsung sebagaimana biasanya, termasuk layanan fasilitas penanganan darurat.

Sebelumnya sempat viral diberitakan mahasiswa Untar Lexi Valleno Havlenda dalam kegiatan yang dilakukan pada tahun 2024 terjatuh dari kampus Untar hingga mengalami luka berat. Lalu orang tua Lexi mencuatkan keresahannya melalui media sosial. Terkait itu, Rorlen menyatakan pihak Untar menyesalkan bahwa peristiwa ini telah berkembang menjadi kegaduhan di ruang publik, khususnya di media sosial dan media massa, akibat beredarnya informasi tanpa penjelasan yang utuh dan menyeluruh. 

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membentuk opini publik yang tidak proporsional serta menciptakan persepsi yang merugikan institusi, sementara proses komunikasi dan penyelesaian secara dialogis telah dilakukan dan senantiasa terbuka.

Terkait berbagai pandangan yang berkembang, Untar menegaskan bahwa proses penyelesaian yang berlangsung bukan merupakan bentuk keterlambatan maupun pengabaian. "Proses dialog dan pembahasan dilakukan secara cermat dan bertanggung jawab karena melibatkan berbagai pertimbangan akademik, kelembagaan, serta berbagai pihak, sehingga tidak dapat diselesaikan secara tergesa-gesa," tukas Rorlen. 

Dalam kesempatan ini, lanjut dia, Untar menyampaikan harapan terbaik agar Lexi Valleno Havlenda dapat tetap melanjutkan pendidikan dan meraih cita-citanya. Untar menegaskan bahwa fokus institusi adalah pada keberlanjutan pendidikan Saudara Lexi Valleno Havlenda, dukungan pemulihan fisik termasuk melalui bantuan dana, serta pendampingan psikologis, agar yang bersangkutan dapat melanjutkan studi hingga menyelesaikan pendidikan dan lulus sebagai alumni Untar sebagaimana mestinya.

Untar berharap seluruh proses yang dijalani dapat memberikan solusi yang paling tepat, berimbang, dan bertanggung jawab bagi semua pihak terkait. Namun begitu, menurut Rorlen, Untar menghormati keputusan pihak Keluarga Lexi Valleno Havlenda yang tidak bersedia menerima dukungan bantuan yang telah kami upayakan. 

Untuk itu, hemat dia, Untar berusaha mencari alternatif penyelesaian agar penanganan peristiwa dapat dicari jalan keluar secara objektif, adil, dan sesuai dengan ketentuan hukum serta tata kelola institusi yang berlaku. 

"Untar berkomitmen untuk menjalani seluruh tahapan proses ini secara bertanggungjawab, transparan, dan konsisten, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan, profesionalisme, dan kepastian hukum, serta mengedepankan kepentingan pendidikan," pungkas Rorlen. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya