Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kronologi Penangkapan KN yang Menyamar Jadi Pramugari Batik Air, Terungkap Motif Pilu!

 Gana Buana
08/1/2026 17:59
Kronologi Penangkapan KN yang Menyamar Jadi Pramugari Batik Air, Terungkap Motif Pilu!
Polresta Bandara Soetta menangkap Khairun Nisa (23), perempuan yang menyamar jadi pramugari Batik Air.(Dok. Lambe Turah)

KEPOLISIAN Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap seorang perempuan bernama Khairun Nisa (23). Perempuan asal Palembang ini diringkus setelah aksi nekatnya menyamar sebagai awak kabin (pramugari) maskapai Batik Air terbongkar dan viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, membeberkan urutan peristiwa yang bermula dari motif pribadi hingga berujung pada penangkapan di Terminal 2 Bandara Soetta. Berikut kronologi lengkapnya:

1. Motif Awal: Gagal Seleksi dan Malu

Peristiwa ini dipicu oleh kegagalan Khairun Nisa dalam seleksi penerimaan pramugari. Yandri menjelaskan, pelaku merantau dari Palembang ke Jakarta dengan izin keluarga untuk melamar kerja. Namun, karena tidak lolos seleksi, ia merasa malu untuk berterus terang.

"Pelaku terlanjur mengaku kepada keluarga sudah diterima bekerja di Batik Air. Demi menutupi kebohongannya, ia nekat membeli seragam pramugari secara online," ungkap Yandri dilansir dari Antara, Kamis (8/1).

2. Lolos Jalur Fast Track (Selasa, 6/1)

Pada hari kejadian, Selasa (6/1), Khairun Nisa hendak pulang ke Palembang menumpang pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 7058 pukul 18.20 WIB. Dengan mengenakan seragam lengkap layaknya kru aktif, ia berhasil mengelabui petugas darat dan melenggang masuk melalui jalur khusus awak kabin (fast track).

"Karena penerbangan sudah mendesak, pelaku tidak sempat mengganti pakaian dan tetap mengenakan seragam tersebut saat masuk ke pesawat," tambah Yandri.

3. Terbongkar akibat Corak Batik Berbeda

Penyamaran Khairun Nisa mulai terendus saat ia berada di dalam kabin pesawat. Kru resmi yang bertugas melihat kejanggalan pada seragam yang dikenakan pelaku. Corak batik pada rok pelaku ternyata berbeda dengan standar seragam operasional Batik Air yang asli.

4. Ditangkap Petugas Avsec dan Polisi

Mencurigai adanya penyusup, awak kabin segera melapor ke petugas keamanan penerbangan (Avsec) Bandara Soetta. Sesaat setelah mendarat, Khairun Nisa langsung ditangkap oleh petugas Avsec dan diserahkan ke Polresta Bandara Soetta untuk pemeriksaan intensif.

5. Penyelesaian Masalah

Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi menyimpulkan tidak ada motif kejahatan yang membahayakan penerbangan selain faktor gengsi kepada keluarga. Pelaku telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf.

"Saat ini yang bersangkutan sudah kami kembalikan ke pihak keluarga," pungkas Yandri.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya