Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KARO Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono membenarkan eks Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo ikut buronan kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra ke ke Pontianak. Prasetyo mengakui itu dalam pemeriksaan awal.
"Iya (benar), untuk pemeriksaan awal kita dapatkan sesuai surat izinnya memang demikian yang bersangkutan membuat surat izin sendiri menuju Pontianak dan info yang kita dapatkan yang bersangkutan langsung dalam satu pesawat dengan Djoko Tjandra," kata Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, hari ini.
Awi mengatakan, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) akan melakukan pendalaman terkait fakta tersebut. Begitu juga terkait jumlah surat jalan yang telah diterbitkan Prasetijo.
Namun, saat ini pemeriksaan tertunda karena Prasetyo tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Prasetyo mengalami darah tinggi usai dicopot dari jabatannya.
"Kami sudah cek ke propam, kedokteran dan kesehatan (dokkes), yang bersangkutan masih dalam perawatan di rumah sakit. Tentunya kalau ada perkembangan, akan kita sampaikan ke rekan-rekan," ujar Awi.
Sebelumnya, beredar sebuah foto selfie Brigjen Prasetijo Utomo bersama Djoko Seogiarto Tjandra dan kuasa hukumnya, Anita Kolopaking. Mereka disebut mengabadikan momen kebersamaan itu saat tiba di Pontianak.
Baca juga: Kepolisian Siap Kawal Pilkada Bermutu
Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter El Diablo @xdigeeembok. Tampak dalam foto Prasetijo (kiri), Anita Kolopaking dan Joko Tjandra (kanan), mereka selfie bersama dengan latar belakang pesawat.
Disebutkan juga, mereka menumpangi jet carteran yang dioperatori PT Transwisata Prima Aviation jenis King Air 350i PK-TWX. Nama mereka tertera dalam manifest penerbangan tertanggal 6 Juni 2020.
Brigjen Prasetyo Utomo resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim Polri. Dia terbukti menerbitkan surat jalan untuk buronan kelas kakap tersebut.(OL-4)
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
Sebagian warganet menilai judul dan lirik lagu Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) dari Gandhi Sehat mengandung unsur kritik atau sindiran terhadap institusi tertentu.
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Polres Metro Jakarta Selatan meningkatkan patroli jalan kaki dan mobile di kawasan Blok M untuk mencegah pencopetan setelah insiden copet viral di media sosial.
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
MAHKAMAH Agung (MA) akan mengevaluasi sistem pengawasan hakim agar berjalan lebih efektif dan menegaskan tidak mentoleransi praktik korupsi di lingkungan peradilan.
Prabowo menyadari bahwa tindakan tegas dalam penegakan hukum seringkali menimbulkan ketidaksukaan dari pihak-pihak tertentu, terutama mereka yang terjerat kasus hukum.
Para pelaku korupsi tetap ingin memanfaatkan uangnya, tetapi pilihan mereka menjadi terbatas.
FILM Jembatan Shiratal Mustaqim produksi Dee Company yang akan tayang 9 Oktober 2025 menyoroti tentang hukuman bagi para pejabat korup di akhirat
KASUS perjalanan-penyelenggaraan haji 2023-2024 tentu saja menyentak kita semuanya.
Almas mengatakan Presiden Prabowo dalam berbagai pidato kenegaraannya kerap menggaungkan pemerintahan yang dipimpin akan sangat tegas memberantas korupsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved