Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan banyak terjadi kesalahan berupa penggunaan anggaran belanja yang tidak sinkron antara kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah sehingga capaian kinerja tidak bisa optimal.
“Itu perlu sinkronisasi, yang tentu manfaatnya lebih baik daripada dialokasikan dan direncanakan secara tidak terkoordinasi,” ungkapnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, kemarin.
Sri Mulyani menyatakan ketidaksinkronan itu juga muncul dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yakni banyak K/L meminta anggaran untuk menghasilkan barang yang nantinya diserahkan kepada masyarakat atau pemda.
Di sisi lain, ketika permintaan telah disetujui dan diberikan lalu direalisasikan untuk menghasilkan barang atau infrastruktur di suatu daerah, banyak pemda yang menolak.
Ia menuturkan pemda belum tentu mau menerima karena barang atau infrastruktur itu merupakan program pemerintah pusat. Karena itu, mereka beranggapan tidak memiliki kewajiban untuk memelihara.
“Jadi ini sering muncul kementerian membangun suatu infrastruktur, saat sudah jadi mau diserahkan kepada pemda, ternyata pemda bilang enggak butuh infrastruktur itu. Itu kan program pusat,” ungkapnya.
Sri Mulyani mengatakan pemda juga tidak menerima karena barang atau infrastruktur tersebut bukan yang diminta mereka sejak awal.
“Pemda tidak mau menerima karena merasa bahwa ‘saya kalau menerima barang ini, berarti saya harus memelihara dan ini adalah bukan barang yang saya minta dari awalnya’,” jelas Menkeu.
Tak hanya itu, Sri Mulyani menyatakan BPK turut menemukan permasalahan lain terkait dengan belanja-belanja kepada masyarakat dan pemda yang tak sesuai karena tidak adanya sinkronisasi antara pusat dan daerah.
Tumpang-tindih
Pada bagian lain, Sri Mulyani juga menyebutkan selama ini dalam APBN ada sekitar 428 program yang tumpang-tindih di antara kementerian/lembaga. Setelah didalami, usulan itu ternyata berasal dari setiap pejabat di level eselon satu dalam satu kementerian.
“Jadi dalam satu kementerian, ketika ada eselon satunya lima, ya lima-limanya mengajukan program,” ujarnya.
Menkeu mencontohkan program stunting yang melibatkan 18 K/L dan pemda sehingga program ini memiliki anggaran yang tersebar di banyak K/L.
Oleh sebab itu, ia menegaskan perlu adanya reformasi sistem penganggaran agar mampu memperjelas hubungan antara program, kegiatan, output, dan outcome. Apalagi saat ini dalam penanganan covid-19 membutuhkan banyak biaya.
Salah satu reformasi sistem penganggaran dalam RAPBN 2021 ialah menekan 428 program dari K/L menjadi tinggal 102. “Ada 1 program generik, 17 program lintas kementerian/lembaga, dan 84 program spesifik,” jelasnya.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah mengatakan ketepatan belanja negara sangat penting sebab setiap belanja negara ada tujuannnya. Oleh karena itu, dia mendukung upaya redesain anggaran yang tumpang-tindih.
“Contohnya belanja bansos ditujukan menjaga daya beli masyarakat. Bila bansos tidak tepat sasaran, misalnya karena kesalahan data, maka tujuan untuk menjaga daya beli masyarakat menjadi kurang optimal,” jelasnya.
Anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, juga mengatakan hal senada. “Perbaiki sistem perbendaharaan atau redesain itu kan wajar karena proses perbaikan dan improvement terus dilakukan,” ujar dia. (Iam/X-10)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Penyidik mendalami peran konsultan dalam menjembatani komunikasi wajib pajak dengan petugas.
Tujuannya untuk mencegah kedekatan berlebihan antara pejabat dan wajib pajak yang berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
PEMERINTAH bakal mendorong konsumsi pemerintah di sisa tahun ini untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi. Itu seiring dengan selesainya proses administrasi realokasi anggaran
Kondisi infrastruktur terutama jalan di Kabupaten Pati yang rusak cukup parah, sehingga pemerintah daerah perlu sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan.
Realokasi anggaran tidak akan melalui mekanisme APBD-P, tapi hanya akan dilakukan melalui re-focusing.
PEMERINTAH didorong untuk bisa mengimbangi kebijakan efisiensi anggaran dengan meningkatkan inklusivitas perekonomian. Itu dinilai dapat menambal kontribusi belanja negara yang hilang
Seluruh fraksi di DPRD DKI setuju atas rencana kebijakan sekolah gratis di Jakarta dengan mengalihkan anggaran KJP Plus.
Tidak ingin mengulang kejadian tahun lalu, Pemprov Babel menyiapkan anggaran tak terduga untuk penanganan karhutla.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved