Selasa 02 Juni 2020, 19:56 WIB

Luhut: Pemerintah Akan Ubah Perilaku Masyarakat Lewat Regulasi

Despian Nurhidayat | Politik dan Hukum
Luhut: Pemerintah Akan Ubah Perilaku Masyarakat Lewat Regulasi

MI/PANCA SYURKANI
Luhut B Panjaitan

 

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa saat ini Rata-rata kasus penyebaran covid-19 mengalami penurunan. Dalam 7 hari terakhir, Indonesia hanya mensapatkan sekitar 600 kasus per harinya. Menyambut fase kenormalan baru, Luhut mengungkapkan bahwa pemerintah sudah menetapkan regulasi untuk mengubah perilaku masyarakat.

Meskipun jumlah tes covid-19 per hari telah ditingkatkan menjadi 10-15 ribu tes per hari, penyebaran covid-19 dikatakan tidak memiliki perubahan.

"Per tanggal 31 Mei 2020, jumlah kasus covid-19 ada 26,537 pasien dengan fatality rate 6,1% dan ini kalau tidak salah bahkan sudah menurun. Lalu recovery rate itu 27,6%. Jadi semua angka itu membaik kita lihat terjadi penurunan," ungkapnya dalam video conference, Selasa (2/6).

Lebih lanjut, Luhut juga mengatakan bahwa pemerintah menargetkan untuk meningkatkan kapasitas testing covid-19. Hal ini dikarenakan Indonesia sudah memiliki reagen dan juga 28 laboratorium untuk mengembangkan ventilator dan lainnya sekarang sudah berfungsi.

"Memang bulan pertama banyak kendala tapi sekarang susah membaik," sambung Luhut.

Menyambut fase kenormalan baru, Luhut mengungkapkan bahwa pemerintah sudah menetapkan regulasi untuk mengubah perilaku masyarakat. Hal ini dikatakan sangat penting untuk meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat.

Regulasi tersebut ialah protokol kesehatan layaknya pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) seperti cuci tangan, mengenakan masker, jaga jarak dan lainnya.

"Nah ini semua kembali ke kita, kalau kita tidak disiplin, kita asik mengkritik saja tanpa memerhatikan protokol kesehatan ya sama saja. Protokol kesehatan itu sekarang harus dilakukan," pungkas pria yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 ini.

Selain itu, penggunaan masker menurut Luhut sangat penting dilakukan, karena sebanyak 60% atau lebih penularan bisa dihentikan karena masker. "Oleh karena itu saya minta semua lapisan menggunakan masker karena ada potensi second wave jadi kita semua harus bersatu padu," ujar Luhut. (OL-4)

Baca Juga

Ilustrasi

Polisi Ringkus Dua Pengedar Narkoba, Satu Orang Masih DPO

👤┬áRahmatul Fajri 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:46 WIB
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar mengatakan, barang haram itu rencananya akan diedarkan di...
Antara

Polisi Didesak Tindak Aksi Rasisme Terhadap Natalius Pigai

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:24 WIB
Sebelumnya pemilik akun Facebook Ambroncius Nababan, memuat unggahan bernada rasis terhadap...
Ilustrasi

KPK Telusuri Kasus Bansos Berdasarkan Bukti

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:18 WIB
"Terkait materi penyidikan tidak bisa kami sampaikan kepada masyarakat secara detail, nanti pada waktunya akan dibuka di depan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya