Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
ALIANSI Rakyat Indonesia (AIRIN) meminta Polri serta Komisi Pemberantas korupsi (KPK) untuk mengusut adanya dugaan korupsi pada kartu prakerja yang dirancang pemerintah.
Menurut Koordinator Lapangan, Deni Iskandar, program Kartu Prakerja yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian banyak menabrak aturan.
“Ada regulasi yang timpang dalam program Kartu Prakerja ini. Begitu juga apabila dikaji secara kompenensif out put dari Kartu Prakerja ini tidak bisa menjawab persoalan-persoalan buruh yang di PHK atau pun pengangguran yang ada di Indonesia,” tutur Deni, Selasa (19/5).
Deni menilai, program ini tidak berlandaskan Undang-Undang. Padahal, seharusnya Program Kartu Prakerja berlandaskan terdapat pada Perpres Nomor 30 Tahun 2020 dan Permenko Nomor 3 Tahun 2020.
“Dengan anggaran yang cukup besar di tengah Pandemi covid-19, program ini tidak berlandaskan Undang-Undang. Belum lagi, proses pelaksanaan Kartu Prakerja ini, telah melahirkan pergunjingan di dalam pemerintahan,” ucapnya.
Baca juga: Prakerja.org, Kritik ke Pemerintah Soal Program Kartu Prakerja
Yang kedua, Deni melihat bahwa Program Kartu Prakerja ini tidak bisa menjawab kegelisahan para buruh yang di PHK dan masyarakat pengangguran di Indonesia. sebab, Program Prakerja dengan anggaran sebesar Rp20 triliun ini menurutnya berefek jangka pendek.
Maka, Deni mewakili AIRIN meminta kepada Polri dan KPK untuk segera memeriksa dan mengawasi proses pelaksanaan Program Kartu Prakerja.
“Sebab bagaimana pun, dalam Program Kartu Prakerja yang dilaksanakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sangat berpotensi korupsi, serta adanya potensi bancakan uang negara,” ujarnya. (A-2)
KPK ungkap peran anak Bupati Pekalongan dalam intervensi proyek. Simak modus PT RNB milik keluarga Fadia Arafiq dalam memonopoli proyek daerah.
KPK agendakan pemeriksaan suami (Anggota DPR) dan anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait aliran dana korupsi Rp19 miliar dan PT Raja Nusantara Berjaya.
KPK banjir dukungan warga usai menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan korupsi proyek outsourcing senilai Rp46 miliar.
KPK ungkap perusahaan keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kuasai proyek makan pasien di 3 RSUD.
KPK mengungkap kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai bukti modus rasuah di Indonesia semakin kompleks.
KPK tengah mencari bukti-bukti lain untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek tender yang melibatkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved