Selasa 10 Maret 2020, 10:45 WIB

Soal Ahok Pimpin Ibu Kota Baru, PA 212: Jangan Bikin Gaduh

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Soal Ahok Pimpin Ibu Kota Baru, PA 212: Jangan Bikin Gaduh

MI/Susanto
Basuki Tjahaya Purnama

 

PERHIMPUNAN Alumni Gerakan Bela Islam 212 meyakini Ahok akan menjadi pemimpin di Ibu Kota baru. Beredarnya beberapa nama calon pemimpin ibu kota baru belakangan ini, menurut PA 212, hanya kamuflase semata untuk tidak terlalu memperlihatkan keberpihakan Presiden Joko Widodo pada mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Pasti Ahok yang akan jadi. Kan Jokowi emang punya utang budi makanya dia sangat diistimewakan. Nama-nama lain itu hanya pajangan saja," kata Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin, Selasa (10/3).

Novel sendiri heran Presiden Jokowi seakan tidak memiliki pilihan lain selain Ahok.

"Kita kan jadi bertanya. Kenapa dia lagi sih? Apakah memang tidak ada putra bangsa ini yang mampu? Apakah tidak ada putra dari Kalimantan yang mumpuni? Jangan sampai ini menguatkan dugaan kalau memang Ahok simpanan rahasia Jokowi, seolah ada utang budi begitu," lanjut Novel.

Baca juga: Ngabalin: Ahok Punya Kapasitas Kelola Ibu Kota Baru

Bagi PA 212, Ahok tidak layak lagi memangku jabatan publik.

"Sudah jelas kan cacatnya di mana. Nanti di sana bisa buat ulah yang sama kan repot lagi kita semua. Umat Islam bisa marah lagi. Udahlah pemerintah jangan buat gaduh dengan mengangkat Ahok," pungkas Novel.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membeberkan sejumlah kandidat kepala otorita ibu kota baru di Kalimantan Timur. Mereka ialah Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyono, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

Jokowi segera menandatangani peraturan presiden (perpres) terkait badan otorita ibu kota baru dalam waktu dekat. Dia juga akan mengumumkan siapa yang dipercayakan sebagai kepala badan otorita ibu kota baru. (OL-1)

Baca Juga

MI/Ramdani

Diduga Langgar Etik, Tim Penyidik Jiwasraya Dilaporkan ke JAM-Was

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 02:01 WIB
Seharusnya 122 emiten itu juga diperiksa serta diminta pertanggung jawaban atas dugaan timbulnya kerugian...
ANTARA/ROSA PANGGABEAN

Poros Islam Berpotensi Perlebar Polarisasi

👤Antara 🕔Jumat 07 Mei 2021, 23:40 WIB
Ada potensi terbentuknya kelompok-kelompok kecil di...
MI/Yakub PY

Kabaharkam: Masyarakat Patuhi Kebijakan Pemerintah

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 07 Mei 2021, 23:17 WIB
KEPALA Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto memantau langsung arus lalu lintas pengamanan peniadaan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya