Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Republik Indonesia (Polri) melakukan mutasi terhadap perwira tinggi (pati). Melalui surat telegram bernomor Nomor ST/385/II/KEP/2020, Kapolri Jenderal Idham Azis memutasi delapan kepala kepolisian daerah (Kapolda).
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri. Posisinya akan diganti Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara.
Untuk mengisi posisi Kapolda Sulawesi Utara, Kapolri menunjuk Irjen Royke Lumowa yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku. Posisi Royke Lumowa digantikan Brigjen Baharudin Djafar yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Barat.
Baca juga: KSAD Raih Medali Kehormatan dari AS
Sementara itu, jabatan Kapolda Sulawesi Barat akan diisi Brigjen Eko Budi Sampurno yang sebelumnya menjabat Karojakstra Srena Polri.
Untuk Kapolda Jambi, Idham menunjuk Irjen Firman Shantyabudi yang sebelumnya ditugaskan Polri sebagai PD PPATK.
Sebelumnya, jabatan itu diisi Irjen Muchlis AS yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Kapolda Aceh Irjen Rio Septianda Djambak diangkat sebagai Kasespim Lemdiklat Polri. Posisinya digantikan Brigjen Wahyu Widada yang sebelumnya merupakan Kapolda Gorontalo.
Brigjen Adnas ditunjuk sebagai Kapolda Gorontalo Sebelumnya, Adnas menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Kapolda Maluku Utara Brigjen Suroto ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya akan digantikan Brigjen Rikwanto yang sebelumnya menjabat Wakapolda Kalimantan Tengah.
"Mutasi jabatan sebagai meritokrasi, regenerasi, tour of area dan dalam rangka mengoptimalkan kinerja organisasi,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi.
Selain pati, Idham juga merotasi perwira menengah yang total keseluruhannya sebanyak 665 jabatan.
Sebanyak empat surat telegram dikeluarkan Senin (3/2) kemarin tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Surat tersebut ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Hendri S. (OL-1)
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Salah satu poin fundamental dalam rekomendasi tersebut adalah penegasan kedudukan Polri sebagai alat negara yang berada langsung di bawah otoritas Presiden.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyatakan bahwa Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai alat negara di bidang keamanan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Mutasi dan rotasi jabatan juga disebut hal dinamis dalam tubuh Polri.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri resmi mengumumkan tujuh nama anggota polisi yang diduga terlibat dalam tragedi penabrakan dan pelindasan pengemudi Ojol Affan Kurniawan.
Kapolri juga akan melantik Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Irjen Adi Deriyan Jayamarta.
Landasan meutasi mengacu pada Nomor:ST/1764/VIII/KEP./2025 dan Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tanggal 5 Agustus 2025 yang ditandatangani oleh As SDM Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anwar.
Jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Kalian pada 2025 mengalami peningkatan sebanyak 21.000 atau naik 20% dibandingkan tahun lalu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved