Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi sejumlah perwira tinggi (Pati) Polri. Salah satunya, jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda). Total ada tujuh Kapolda dirotasi.
"Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho saat dikonfirmasi, Rabu (6/8).
Mutasi ini turut tertuang dalam surat telegram, Nomor:ST/1764/VIII/KEP./2025 dan Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tanggal 5 Agustus 2025 yang ditandatangani oleh As SDM Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anwar.
Berikut daftar lengkap tujuh Kapolda di wilayah yang dimutasi;
1. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Asep Edi Suheri. Ia menggantikan Irjen Karyoto yang didapuk menjadi Kabaharkam Polri.
2. Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Irjen Adi Deriyan Jayamarta. Ia menggantikan Irjen Adang Ginanjar, yang dipindah sebagai Pati Polda Sulbar dalam rangka pensiun.
3. Kapolda Kalimatan Utara Brigjen Djati Wiyoto Abadhy. Ia menggantikan Irjen Hary Sudwijanto, yang dipindah sebagai Pati Polda Kaltara dalam rangka pensiun.
4. Kapolda Gorontalo Irjen Widodo. Ia menggantikan Irjen Eko Wahyu Prasetyo, yang dipindah sebagai Pati Polda Gorontalo dalam rangka pensiun.
5. Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto. Ia menggantikan Irjen Eddy Sumitro Tambunan, yang dimutasi sebagai Pati Polda Maluku dalam rangka pensiun.
6. Kapolda Banten Brigjen Hengki. Ia menggantikan Irjen Suyudi Ario Seto, yang dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri untuk persiapan penugasan di luar struktur kepolisian.
7. Kapolda Aceh Brigjen Marzuki Ali Basyah. Ia menggantikan Irjen Achmad Kartiko, yang dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri untuk persiapan penugasan di luar struktur kepolisian.
(Yon/P-3)
Pergeseran ini diharapkan lebih memaksimalkan kinerja aparatur pemerintahan
Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Nomor: ST/2781/XII/KEP./2025 dan ST/2781A/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025.
Melalui struktur baru ini, Polri optimistis dapat menjadi organisasi yang lebih adaptif dan solid dalam memberikan perlindungan hukum bagi seluruh lapisan masyarakat di tahun 2026 mendatang.
Ada banyak tujuan mutasi dan rotasi. Antara lain, hal itu untuk penyegaran organisasi atau pegawai, pengisian kekosongan formasi jabatan, pemberian pengalaman.
Kombes Budi Hermanto sebelumnya merupakan Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.
Mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved