Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Pesantren Indonesia (IPI) mengapresiasi langkah Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo yang telah menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (DPP IPI), KH. Zaini Ahmad kepada awak media di Jakarta, Jumat (27/12).
"Masyarakat tentu berterima kasih kepada Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo yang telah membuat langkah maju, kasus ini sudah berjalan lebih dari dua tahun kita semua menunggu. Biasanya kan polisi mempunyai kemampuan cepat, apalagi dalam kasus relatif cukup sederhana dan penyiraman terkam CCTV-nya," kata Zaini
"Atas keberanian Kabareskrim Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo kasus suram ini semua bisa terungkap dan kita tunggu hasil pendalamanannya," ungkap Gus Zaini, sapaan akrab Zaini Ahmad.
Baca juga : Mahfud MD Ungkap Penangkapan Dua Orang Penyerang Novel Baswedan
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Pasuruan, Jawa Timur ini juga mengungkapkan bahwa keberhasilan penangkapan ini adalah kado tahun baru bagi masyarakat Indonesia dan bagi pimpinan KPK yang baru sebagai semangat dalam pemberantasan korupsi.
"Ini semua tentu kado manis tahun baru bagi kita semua dan Pimpinan baru KPK dalam pemberantasan korupsi, kita doa kan pengungkapan ini menjadi spirit baru dalam pemberantasan korupsi di Indonesia," tutur kiyai yang biasa di sapa Gus Zaini. (OL-09)
Novel Baswedan menduga ada intervensi dalam kasus izin pengelolaan tambang nikel di Konawe Utara.
Novel masih meyakini TWK merupakan strategi untuk melengserkan sejumlah pegawai KPK. Sebab, data nilai tes itu tidak pernah diserahkan kepada eks pegawai maupun publik.
Di tengah praktik korupsi yang terus merajalela dan pelemahan KPK yang semakin nyata, pemerintah dan DPR seharusnya dapat memikirkan cara pemberantasan korupsi yang efektif dan tegas.
MANTAN Penyidik KPK Novel Baswedan menilai keterangan saksi Rossa Purbo Bekti soal Firli Bahuri membocorkan informasi OTT kasus suap PAW penting ditindaklanjuti.
Novel menilai gugatan yang dilayangkan oleh Agustiani Tio Fridelina kepada Rossa merupakan bentuk serangan balik secara personal.
Namun demikian, hanya disampaikan secara singkat karena mereka tengah berada di tengah-tengah acara yang sedang berjalan.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved