Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Minta Polri Sabar Hadapi Caci Maki, Prabowo: Tabahlah, Itu Risiko!

Rahmatul Fajri
13/2/2026 16:36
Minta Polri Sabar Hadapi Caci Maki, Prabowo: Tabahlah, Itu Risiko!
Presiden Prabowo Subianto.(Dok. Metro Tv)

PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam dari berbagai pihak. Menurut Presiden Prabowo, menjadi sasaran bulan-bulanan publik merupakan risiko perjuangan bagi Polri.

Presiden Prabowo menyamakan situasi yang dialami Polri saat ini dengan sejarah Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang di masa lalu juga sering mendapatkan tekanan, baik dari dalam negeri maupun internasional.

"Dulu TNI yang selalu diserang bulan-bulanan. Ya Polisi, ya tabahlah kau juga jadi sasaran bulan-bulanan, enggak apa-apa. Itu risiko, bener enggak? Yang penting niat baik, pengorbanan untuk bangsa dan negara," ujar Presiden Prabowo saat peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). 

Presiden Prabowo menegaskan jika terjadi pelanggaran oleh individu di dalam institusi yang memiliki ratusan ribu personel, maka yang harus ditindak adalah oknum tersebut, bukan dengan merusak atau menyalahkan institusi secara keseluruhan. Ia memberikan perumpamaan mengenai sekolah yang tidak seharusnya ditutup hanya karena ulah segelintir murid yang nakal.

"Saya ibaratkan kalau ada sekolah, muridnya ada yang brengsek, ada yang tawuran, bukan kepala sekolahnya yang dicopot. Keliru itu, terbalik. Bukan sekolahnya ditutup," tegasnya.

Presiden Prabowo juga mengingatkan para perwira tinggi Polri yang memiliki pangkat bintang di pundak untuk memiliki mental baja. Ia menekankan bahwa jabatan pemimpin menuntut ketahanan terhadap maki-maki, serangan fisik, maupun serangan di media sosial yang digerakkan oleh buzzer.

"Kau itu dikasih bintang di sini itu untuk tahan, tahan banting, tahan maki-maki, tahan serangan. Apalagi serangannya di sosmed," imbuh Presiden. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya