Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Retno L.P. Marsudi mengungkapkan bahwa demokrasi harus bersifat inklusif dan membuat semua orang bias memberikan kontribusi para proses demokrasi. Hal itu diungkapkan Menlu Retno saat pidato pembuka Bali Democracy Forum (BDF) ke-12 di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (5/12).
“Demokrasi berhasil ketika demokrasi bersifat inklusif dan semua orang memiliki kesempatan berkontribusi pada proses demokrasi" tutur Retno pada pembukaan acara yang diikuti 90 perwakilan negara dan 7 perwakilan organisasi internasional itu.
Menlu Retno juga menekankan bahwa untuk mencapai demokrasi yang inklusif, terdapat tiga hal yang perlu untuk menjadi perhatian. Pertama, perlunya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. Kedua, pemberdayaan perempuan yang harus semakin ditingkatkan. Ketiga, melibatkan milenials dan generasi Z.
“Ketiga, kita harus melibatkan dan memberdayakan generasi milenial dan generasi Z. Masa depan demokrasi terletak di tangan mereka. Ketidakpedulian pada politik bukanlah pilihan. Kita harus mengarahkan generasi muda kita untuk menyalurkan energi dan kreativitas mereka untuk memacu inovasi dalam berdemokrasi,” terus Retno
Sesai pembukaan, Retno juga menegaskan bahwa demokrasi yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat. Semua diberi ruang dalam proses demokrasi, tanpa memandang latar belakang apapun.
"Keterlibatan yang inklusif haruslah tidak memandang latar belakang gender, kelompok budaya, etnis maupun agama,"tegas Menlu Retno saat menyampaikan pernyataan pers.
BDF ke-12 menghadirkan empat panel, yaitu Government Forum, Civil Society and Media Forum, Youth Forum, dan Business Community Forum. BDF juga mewadahi Ministerial Panel yang mengangkat topik diskusi mengenai Woman Leadership, Inclusion, and the State of Democracy. Menlu Retno bersama dengan tiga Menlu wanita lainnya, yakni Menlu Australia Marise Payne, Menlu Kenya Monica Juma, dan Menlu Namibia Nandi-Ndaitwah.
Menlu RI menekankan kembali bahwa demokrasi merupakansebuah proses yang berlangsung terus menerus. Sehingga, demokrasi harus terus diperkuatmelalui proses belajar dan membangun kolaborasi yang kuat sesama negara demokrasi serta mendorong partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat. (OL-8)
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyebut berbagai langkah strategis telah diterapkan secara kolaboratif untuk menangani kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
KANTOR Pencarian dan Pertolongan Denpasar bekerja sama dengan SGi Air Bali melaksanakan pemantauan udara terhadap aktivitas arus mudik Lebaran 2026.
GUBERNUR Bali, Wayan Koster, membenarkan bahwa sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dipanggil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Bali menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Prestasi ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan Bali yang tidak terputus sejak pertama kali penghargaan Readers' Choice Awards DestinAsian diselenggarakan.
Basarnas Bali gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 selama 17 hari. 140 personel disiagakan di pelabuhan, bandara, dan objek wisata untuk antisipasi darurat.
Setara Institute sebut penyiraman air keras Andrie Yunus (KontraS) sebagai alarm bahaya bagi demokrasi. Polisi didesak bongkar aktor intelektual serangan
Demokrasi menuntut semua pihak menjunjung tinggi sikap saling menghormati, termasuk ketika terjadi perbedaan pandangan.
Yusril menyatakan bahwa pembela Hak Asasi Manusia (HAM) bekerja untuk kepentingan rakyat dan negara, sehingga keselamatan mereka harus dijamin oleh hukum.
SERANGAN gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Ayatullah Ali Khamenei dan sejumlah petinggi Iran telah mengguncang politik global
Perang antara AS-Israel dan Iran yang berlangsung begitu brutal di depan miliaran pasang mata manusia menyisakan pertanyaan yang tak mudah dijawab
Ia menekankan bahwa pelibatan militer seharusnya menjadi langkah terakhir dalam situasi luar biasa ketika aparat penegak hukum tidak lagi mampu menangani ancaman yang muncul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved