Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Yang saya hormati, yang saya cintai, yang saya sayangi ketua umum partai NasDem bapak Surya Paloh berserta seluruh jajaran pengurus dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote yang malam hari ini hadir.
Yang saya hormati yang saya sayangi bersama Ibu HJ Megawati. Yang saya hormati Wakil presiden ke 10 dan ke 12 Pak Jusuf Kalla.
Apa yang tadi disampaikan olah Bang Surya benar semuanya. Benar semuanya Enggak ada yg salah, yang paling penting sebelum saya lupa selamat ulang tahun terlebih dahulu kepada seluruh keluarga besar NasDem yg ke 8. Dan saya juga ucapkan selamat kepada Surya Paloh yang secara aklamasi dipilih kembali jadi ketua umum
Patut kita syukuri bersama bahwa penambahan kursi terbanyak ada di partai NasDem. Yang sering kita lupa untuk bersyukur 23 kursi terbanyak di antara partai-partai lain. Kedua tambahan pemilihnya juga nomor satu. 4,2 juta pemilih, Ini patut kita syukuri.
Dan sata sendiri ingin mensyukuri, konsistensi partai NasDem dukung Jokowi-JK dan Jokowi Ma'ruf Amin. Urusan rangkulan, Bang Surya dan Pak Sohibul Iman itu ini masalah kecemburuan. Karena memang saya tidak pernah dirangkul seerat itu. Tapi sehabis saya menyampaikan sambutan saya mau peluk erat lebih erat beliau, peluk pak sohibul iman.
Rangkulan itu apa yang salah, itu bagus. Tapi sekali lagi itu semua itu kembali pada niatnya. Kalau niatnya untuk komitmen kenegaraan apa yang salah. Kalau rangkulan itu untuk komitmen kebangsaan, apa yang keliru. Sampai dicontohkan bangsa Surya. Apa yang keliru, kalau rangkulan itu untuk komitmen persaudaraan, kerukunan persatuan saudara sebangsa dan setanah air apa yang keliru. Itu bagus sekali bener enggak ?
Dan biasa candaan seorang seorang sahabat yang sudah dekat sudah biasa. Jangan ditanggapi kesana-kesini. Ada yang curiga, ada yang sinisme ada yang enggak percaya, apa yang salah? . Apalagi tadi disampaikan bang Surya betapa sayangnya kepada Ibu Megawati. Coba Sahabat sejati saya yang paling saya sayangi Ibu Mega beliau sampaikan. Jadi salah besar ada yg sampaikan koalisi ini sudah tidak bisa rukun, salah besar. Kita rukun-rukun saja.
Kalau enggak nyalami kelewatan saja. Jangan disalahakan yang kecil seperti ini itu. Negara ini butuh pemikiran dan gagasan besar untuk memakmurkan mensejahterkan, memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Jangan hal-hal yang kecil dibawa kemana-mana
Tadi sore pak Sekjen NasDem bisik-bisik ke saya, pak nanti malam datang toh, loh ini meragukan saya. Saya bilang jangan meragukan saya pak, Saya akan datang tepat waktu.
Ini yang ditulis di sini terlalu serius.
Padahal sebetulnya saya ingin banyak titip mengenai tekanan eksternal dalam kondisi ekonomi global yang sekarang ini memang sangat sulit yang dihadapi semua negara tidak terkecuali negara kita Indonesia.
Sudah bolakbalik saya sampaikan sudah banyak negara yang masuk posisi resesi, dan juga negara yang menuju pada resesi. Kita ini patut kita syukuri alhamdulillah masih berada pertumbuhan ekonomo di atas 5%, jangan kufur nikmat harus kita syukuri alhamdulillah bahwa kita masih diberikan pertumbuhan ekonomi di atas 5%. Yang kemarin dulu 7 sudah masuk minus, yang dulu 5 sudah masuk hampir 0%, banyak, yang dulu 9 sudah masuk ke 6. Kita ini masih bertahan meskipun tekanan eksternal itu betul-betul sangat berat.
Oleh sebab itu, ini agak serius, saya mengajak kita semua untuk melihat berpuluh tahun kita mengalami defisit neraca transaksi berjalan, defisit neraca perdagangan yang kita tidak bisa tangani secara baik. Saya sudah sampaikan pada menteri-menteri kabinet Indonesia Maju, bahwa urusan impor, urusan ekspor harus kita lihat secara detil, secara rinci biar penyakitnya kita diagnosa secara detil. Saya meyakini apabila ada konsistensi terus menerus saya yakin penyakit ini akan kita bisa selesaikan dalam waktu 3 sampai 4 tahun mendatang.
Impor minyak kurangi, produksi minyak dalam negeri ditingkatkan, refunering bangun, produksi B20, B30 sampai nantinya B100 jalankan. Jangan sampai sekali-kali ada yang main-main dengan apa yang saya sampaikan baru saja.
Saya sampaikan, saya tidak mau impar impor terus. Sekali lagi, saya sampaikan di mana-mana, di dalam rapat internal juga, jangan ada yang coba-coba halangi saya menyelesaikan masalah yang tadi saya sampaikan. Pasti saya akan gigit dengan cara saya.
Kemudian juga nanti mohon, agar diberikan dukungan dalam kita akan melakukan omnibus law untuk undang-undang cipta lapangan keja yang berkaitan dengan investasi. Ada 70 UU yang nanti akan mintakan revisi menjadi satu undang-undang saja. Ini memang belum pernah terjadi di republik kita tapi ini akan kita lakukan sehingga kecepatan kita bertindak, keepatan kita memutuskan betul-betul akan didukung apabila undang-undang yang satu ini nanti bisa kita selesaikan.
Dan terakhir terimakasih atas seluruh dukungan yang diberikan oleh partai NasDem selama ini terhadap pemerintah maupun terhadap saya pribadi. Terima kasih saya tutup wassalamualaikum. (OL-8)
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Indonesia yang timpang dan terbelah terjadi akibat eksploitasi sumber kekayaan alam yang tak pernah terdistribusikan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Megawati saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan dua pihak bersama klub terakhirnya, Manisa BBSK
Megawati mengakui bahwa peta kekuatan bola voli di Asia Tenggara masih menempatkan tim tuan rumah, Thailand, sebagai kekuatan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Dari tujuh presiden Indonesia, lima di antaranya pernah berpidato di Sidang Umum PBB, yakni Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi diisukan menjadi Watimpres. Jokowi merespons akan tetap di kediamannya di Solo
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved