Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku belum tahu kabar Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Kerja.
"Saya belum tahu, Pak Prabowo berkehendak masuk atau tidak. Sampai detik ini, saya belum mendengar satu kalimat pun," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin itu di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin.
Kendati demikian, Cak Imin akan menyambut baik rencana kedatangan mantan calon presiden yang diusung oleh Koalisi Indonesia Adil-Makmur itu ke kantor PKB.
"Ya welcome, ahlan wa sahlan, kami akan sajikan makanan nasi kebuli dan kami akan menyambut dengan penuh kekeluargaan," ujar Cak Imin.
Baca juga: Soal Masuk Kabinet, Zulhas: Saya Tahu Diri Itu Hak Presiden
Cak Imin hanya tahu kalau Prabowo ingin bersilaturahmi, berdiskusi masalah negara, kurang lebih sama dengan pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh kemarin.
"Kurang lebih sama, cuma isinya saya belum tahu. Beliau hanya menyampaikan akan silaturahmi malam ini dan berdiskusi menyangkut berbagai persoalan kebangsaan dan negara," katanya.
Ia tidak ingin berspekulasi apapun soal kedatangan Prabowo ke Kantor DPP PKB pukul 19.00 WIB nanti apakah terkait dengan keinginan Gerindra untuk masuk koalisi partai pengusung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Cak Imin mengatakan, Gerindra belum mengeluarkan pernyataan resminya terkait itu. Ia takut ketika sudah berekspektasi terlalu jauh, ternyata Gerindra tidak jadi bergabung ke koalisi.
"Jadi tergantung Gerindra, mau ikut atau tidak. Saya belum tahu Gerindra mau masuk (koalisi) atau tidak, saya belum tahu," kata Cak Imin.(OL-4)
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Menurutnya, seorang tokoh agama memikul tanggung jawab moral yang besar untuk menjadi teladan bagi umat, bukan justru terlibat dalam tindakan kekerasan.
Isu utama menuju Pemilu 2029 bukanlah sekadar penghapusan PT
Hanif diharap memenuhi panggilan. Keterangan eks Menteri itu dibutuhkan untuk mendalami aliran uang terkait kasus Hery.
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Mardiono mengungkapkan suasana pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan enam ketua umum (ketum) partai koalisi pemerintah dipenuhi canda tawa.
Kabar mengenai pertemuan antara Presiden Jokowi dan para ketua umum partai koalisi pemerintahan dibenarkan Waketum PAN Viva Yoga Mauladi. Pertemuan digelar di Istana Merdeka, Selasa ini.
Dia menekankan pilihan NasDem terhadap Anies Baswedan merupakan kemerdekaan sikap dan pilihan yang tidak ada hubungannya dengan koalisi pemerintahan.
Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyindir warna biru sebagai penyebab kekalahan Timnas Kroasia melawan Argentina.
Adi menekankan selama mendukung Jokowi, NasDem selalu menujukan loyalitasnya. NasDem tidak pernah melayangkan protes atau mengkonfrontasi kebijakan Jokowi.
Sejauh ini, dia menilai pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin menunjukkan adanya peningkatan keberhasilan dari waktu ke waktu meskipun masih ada beberapa hal yang perlu perbaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved