Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Muhaimin bakal Hapus Jabatan Sekjen

Media Indonesia
22/8/2019 09:40
Muhaimin bakal Hapus Jabatan Sekjen
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

 KETUA Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2019-2024 Muhaimin Iskandar mempertimbangkan untuk melakukan perombakan struktur kepengurusan partai tersebut. Salah satunya menghi-langkan posisi sekretaris jenderal. "Ada aspirasi tidak ada posisi sekjen, digantikan dengan nama direktur eksekutif. Posisi sekjen kan selama ini politis dan nanti posisinya diambil alih ketua umum," kata Muhaimin di sela Muktamar PKB di Nusa Dua, Bali, kemarin.      

Menurut dia, usulan tersebut berasal dari para ahli yang disampaikan kepada DPW dan DPC PKB dalam muktamar. Posisi direktur eksekutif akan mengurusi masalah internal partai dan saat ini usulan tersebut masih disampaikan dalam forum muktamar.

"Saya sendiri masih bingung karena ini ide baru, hasil kajian kalau sekjen politis. Jadi, apa namanya yang mengurus ke dalam kurang, kalau wakil ketum yang politis, direktur eksekutif yang ke dalam," ujarnya.   

Namun, ia menilai perubahan struktur tersebut sangat penting karena partai butuh kecepatan dalam mengambil keputusan politik. Ke depan dirinya tidak akan terlalu banyak mendominasi urusan internal partai dan berbagi tugas dengan wakil ketua umum.

"Saya sudah terlampau lama dan akan banyak dalam urusan politik internal, tidak mendominasi semua hal karena tidak mungkin begitu besarnya pekerjaan sendiri," paparnya.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana mengundurkan diri dari anggota PKB.

"Surat pengunduran diri akan dibuat secepat mungkin dalam pekan ini," ujar sekretaris pribadi Rusdi Kirana, Djadjuk Natsir, ketika dimintai konfirmasi terkait informasi pengunduran diri tersebut, di Kuala Lumpur, kemarin.

Djadjuk mengatakan surat peng-unduran diri tersebut akan disampaikan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau pengurus yang lainnya. Menurutnya, alasan pengunduran diri Rusdi karena kesibukan sehari-hari yang semakin meningkat.   

Rusdi dilantik sebagai Duta Besar RI di Istana Negara pada 18 Mei 2017 untuk masa jabatan tiga tahun atau hingga 18 Mei 2020. 

Sebelumnya, Rusdi sudah mengundurkan diri dari Wakil Ketua Umum PKB periode 2014-2019 saat dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Presiden Joko Widodo pada 2015.

Pada saat yang sama, Rusdi juga sudah mengundurkan diri sebagai CEO Lion Air Group, dan saat ini hanya sebagai founder.

Rusdi ketika dimintai konfirmasi, membenarkan informasi perihak pengunduran diri dari paspol besut-an Gus Dur tersebut.

"Benar saya mengundurkan diri dari anggota PKB," katanya singkat. (OL/Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya