Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Sinergi Koopsus TNI dengan Densus 88 dan BNPT Berantas Terorisme

Ferdian Ananda Majni
30/7/2019 21:22
Sinergi Koopsus TNI dengan Densus 88 dan BNPT Berantas Terorisme
Peresmian Komando Operasi Khusus(MI/Bary Fatahillah)

KOMANDO Operasi Khusus TNI yang dibentuk untuk menanggulangi aksi terorisme dalam operasionalnya akan berkoordinasi dengan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan,ketiganya menjalin sinergitas dalam penanggulangan terorisme.

"Densus 88 fokus kepada penegakan hukum, kaitannya dengan implementasi, koordinasi dan sinergitas di lapangan," kata Dedi, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/7)

Menurutnya, sinergitas Densus 88 Polri dan Koopsus TNI, dipastikan untuk preventive strike atau serangan langsung bila ditemukan kasus penyanderaan terhadap WNI di area publik.

"Ada kerja sama TNI dan Polri dalam operasi khusus, dikoordinasikan kalau ada ancaman terorisme," sebutnya.

Baca juga : Koopsus TNI Harus mampu Jaga Kedaulatan Indonesia di Setiap Lini

Adanya Koopsus, lanjut Dedi, ke depannya pemberantasan terorisme akan makin kuat. Begitu juga keberadaan Koopssus diharapkan menjadi sebuah payung hukum untuk kerja sama dalam penanganan terorisme.

"Koopsus ini kan sebagai payung hukum. Yang lama itu kan sudah ada regulasinya, diperbaharui regulasinya," terangnya

Dia juga mencontohkan kerja sama kedua instansi itu dalam pengejaran kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sulawesi Tengah atau pembebasan sandera dari kelompok Abu Sayyaf di perbatasan Filipina.

"Kalau di Indonesia kita lakukan pengejaran penangkapan terhadap kelompok terorisme seperti Ali Kalora yang gerilya di hutan. Koopssus TNI bukan sebagai cadangan Densus 88, tapi mereka bersama-sama menangkal potensi ancaman terorisme," paparnya.

Sebelumnya, Koopsus TNI telah diresmikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Markas Besar TNI, Selasa (30/7).

Koopsus dipimpin oleh Brigadir Jenderal TNI Rochadi setelah dilantik oleh Panglima TNI.  Sebelumnya, dia menjabat sebagai Direktur A Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Sedangkan Koopssus TNI beranggotakan sejumlah prajurit TNI yang berasal dari satuan elite di setiap matra TNI yakni Angkatan Darat (TNI AD), Angkatan Laut (TNI AL), dan Angkatan Udara (TNI AU). (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya