Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Tim Hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah mempersiapkan berbagai hal jelang sidang pendahuluan gugatan Pemilu Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan digelar esok hari.
Selain menurunkan 33 advokat dalam Tim Hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan menuturkan bahwa pihaknya juga telah mendaftarkan nama-nama pendamping untuk membantu menangani sengketa hasil Pilpres 2019.
Baca juga: BPN sudah Punya Jawaban untuk Lawan Argumentasi KPU
"Kami sudah mendaftarkan, ini ada lebih kurang 29 pendamping yang kami daftarkan. Pendamping ini terdiri dari sekjen-sekjen partai koalisi pendukung paslon 01 dan juga terdiri dari beberapa tim ahli TKN," terang Ade di Gedung MK pada Kamis (13/6).
Lebih lanjut Ade menjelaskan, pendamping tersebut nantinya dapat memberikan informasi terkait persoalan sengketa pemilu kepada tim kuasa hukum. Ia pun turut menyampaikan, jika para pendamping tersebut dapat memasuki ruang persidangan, dan duduk di kursi pihak terkait.
"Tugas pendamping itu, dia bisa memberikan informasi kepada kami tim kuasa hukum terkait persoalan persoalan yang ada. Hasil komunikasi dari pihak panitera, mereka bisa hadir dalam persidangan, duduk di kursinya pihak terkait," ujar Ade.
Namun, ada batas-batas yang membedakan antara tim pendamping dengan tim hukum. Di mana, pendamping tidak dapat memberikan keterangan langsung ke majelis hakim sebagaimana tim hukum. Akan tetapi, kata Ade, para pendamping, dapat menyampaikan keterangan dan masukan ketika berada di luar persidangan.
"Tidak bisa memberikan keterangan, berarti masukan bisa disampaikan di luar persidangan dan secara internal. Jadi dia hanya memberikan masukan langsung ke kami (tim hukum), bukan ke majelis hakim," terang Ade.
Berikut nama-nama pendamping Tim Kuasa Hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin:
1. Erick Thohir
2. Hasto Kristiyanto
3. Arsul Sani
4. Lodewijk Freidrich Paulus
5. Johnny G Plate
6. Abdul Kadir Karding
7. Herry Lontung Siregar
8. Raja Juli Antoni
9. Ahmad Rofiq
10. Afriansyah Ferry Noer
11. Very Surya Hendrawan
12. Trimedya Pandjaitan
13. Arif Wibowo
14. Juri Ardiantoro
15. Nelson Simanjuntak
16. I Gusti Putu Artha
17. Arteria Dahlan
18. Dewi Kamaratih
19. Lukman Edy
20. M Toha
21. Erlinda
22. Regynaldo Sultan
23. Hendra Setiawan
24. Rony Pahala
25. Tuan Naik Stepen
26. Ardicka Dwiky Shaputra
27. Ronald Pangaribuan
28. Lambok Malau Gurning
29. Tony Hendrico Sianipar
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
MK menegaskan bahwa wartawan tidak dapat langsung digugat secara perdata maupun pidana atas karya jurnalistiknya, sepanjang karya tersebut merupakan produk jurnalistik.
Penempatan anggota Polri aktif dalam jabatan sipil tetap harus merujuk pada UU Polri sebagai aturan yang bersifat khusus.
Perlindungan hukum harus dimaknai sebagai amanat bagi pemerintah dan masyarakat untuk menjamin keamanan jurnalis dari segala bentuk serangan.
MK telah mengambil langkah berani dalam menempatkan posisi wartawan sebagai pilar penting dalam sistem demokrasi.
Putusan MK menegaskan bahwa wartawan tidak dapat serta-merta diproses secara pidana atau perdata atas karya jurnalistik dalam pengujuan UU Pers, Dewan Pers minta baca detil putusan MK
Putra bungsu Presiden Jokowi itu juga menyebut bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.
Ia menilai ada perpecahan antara Jokowi dengan PDIP yang mengusung pasangan Ganjar-Mahfud.
Beragam pembangunan telah dilakukan selama empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.
JIKA tidak ada aral melintang pada 20 Oktober 2024 nanti, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin akan segera berakhir.
"Pada pilihan 2019, pemilih Jokowi dan Ma'ruf Amin itu cenderung pilihannya untuk sementara ini masih banyak ke Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan
Surya Paloh menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Fraksi NasDem agar tetap mendukung penuh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin (Jokowi-Maruf).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved