Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Utama Pusat Penelitian Badan Keahlian (BK) DPR RI Mandala Harefa mengatakan adanya peralihan dari Kartu Nelayan ke Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) membutuhkan waktu untuk kembali mendata penerima asuransi.
Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan persyaratan administrasi untuk mendapatkan tambahan kuota asuransi nelayan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
“Yang penting persyaratan satu orang nelayan itu harus lengkap. Dalam hal ini perlu diikuti oleh nelayan-nelayan yang ada di daerah,” kata Mandala saat menerima kunjungan konsultasi DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terkait kurangnya kuota asuransi nelayan di Gedung Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/5).
Dalam kunjungan tersebut, DPRD HSS mengeluhkan jatah asuransi kuota asuransi nelayan yang diberikan tidak sebanding dengan jumlah nelayan aktif. Diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hanya memberikan kuota 300 asuransi, sementara mata pencaharian mayoritas penduduk HSS adalah nelayan.
Baca juga: Kepesertaan Asuransi Nelayan di Cianjur masih Minim
Di sisi lain, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten HSS Sapriansyah menyampaikan masalah lain yakni persaingan dalam penangkapan ikan yang sudah masuk ke dalam ranah kriminal.
“Banyak penangkapan ikan ilegal dengan menggunakan alat setrum yang terjadi di antara 2 Kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Utara. Ini menjadi ancaman bagi nelayan HSS.” ujar Sapriansyah.
Oleh karenanya, Sapriansyah berharap DPR RI dapat menyampaikan aspirasi nelayan HSS kepada KKP untuk memperbanyak kuota asuransi dan mempermudah perizinan untuk mendapatkan asuransi tersebut. Sebab, asuransi tersebut dinilai sangat penting oleh nelayan HSS untuk melindungi dirinya dari dampak cuaca buruk maupun konflik antarnelayan.(RO/OL-5)
Pemerintah resmi menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Ketua Komisi VIII DPR dan Menteri Agama imbau masyarakat jaga toleransimeski ada perbedaan lebaran
WAKIL Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kesiapan petugas dalam arus mudik Lebaran 2026. Ia pun menyebut koordinasi antar-instansi sudah berjalan sangat baik.
Kementerian Agama mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi ratusan ribu guru madrasah dan guru agama di seluruh Indonesia sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Komisi III DPR berencana memanggil Polri dan Kontras terkait kasu penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus
Komisi III DPR gelar rapat khusus terkait penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus. DPR desak Polri usut tuntas aktor intelektual serangan tersebut!
Habiburokhman ingatkan bahaya foto AI terduga pelaku penyiraman air keras Andrie Yunus (KontraS). Polisi diminta segera klarifikasi agar tak salah sasaran
Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan terdampar di Sri Lanka setelah perahu motor yang ditumpanginya mengalami kerusakan mesin.
Nelayan di Poncosari, Bantul mengapresiasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) gagasan Presiden Prabowo.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved