Jumat 10 Mei 2019, 07:00 WIB

Bantah Tudingan Kivlan, Demokrat Sebut Prabowo yang Abaikan SBY

Whisnu Mardiansyah | Politik dan Hukum
Bantah Tudingan Kivlan, Demokrat Sebut Prabowo yang Abaikan SBY

ANTARA/Sigid Kurniawan
Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berjabat tangan dengan Prabowo Subianto.

 

PARTAI Demokrat geram Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dituding licik di Pilpres 2019 oleh Mayor Jenderal Purnawirawan Kivlan Zen. SBY, menurut Demokrat, sudah mati-matian berjuang untuk calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Saya pikir Pak Kivlan terlalu berlebihan berbicara. Dia tidak tahu Pak SBY begitu keras berjuang untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Tetapi, justru Pak Prabowo yang banyak tidak melakukan arahan dan masukan dari Pak SBY," kata Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean saat dihubungi wartawan, Kamis (9/5).

Menurut Ferdinand, tudingan Kivlan hanya menambah lawan baru di Pilpres. Tidak elok saling menuding dan menyalahkan di tengah penghitungan suara yang sedang berlangsung.

"Jadi saya pikir tidak perlu saling menuding begini, saling menyalahkan. Kita jangan menambah lawan. Karena lawan yang ada saat ini saja tidak dilawan. Apalagi menambah lawan. Tidak elok," ujarnya.

Baca juga: Kivlan Zen: SBY itu Orangnya Licik

Ferdinand menegaskan SBY dan partainya sudah berupaya keras memenangkan Prabowo di Pilpres 2019. Namun, justru Prabowo lebih mendengarkan suara-suara dan masukkan yang merugikan dirinya sendiri.

"Termasuk terakhir Pak Prabowo menyerang Pak SBY ya itu tidak baik. Jadi saran saya mohon maaf kepada Pak Kivlan. Saya tidak ingin menggurui tetapi sebaiknya Pak Kivlan tidak usah terlalu banyak bicara yang tidak produktif," pungkasnya.

Kivlan Zen mempertanyakan sikap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) licik di Pilpres 2019. SBY dituding ingin menjegal Prabowo menjadi Presiden.

"Saya tahu sifatnya mereka ini saling bersaing antara Prabowo dan SBY. Dia tidak ingin ada jenderal lain yang jadi presiden. Dia ingin dirinya sendiri. Dia orangnya licik. Sampaikan saja bahwa SBY licik," seru Kivlan. (Medcom/OL-2)

Baca Juga

dok.pribadi

Tiga Alasan Dewan Keamanan Nasional Tak Diperlukan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 12:50 WIB
RENCANA pembentukan Dewan Keamanan Nasional (DKN) yang kembali mencuat dinilai membuang-buang energi, sebab keberadaan DKN tidak...
Dok. DPR RI

Cek Persiapan Akhir Penyelenggaraan P20, Puan Jajal Mobil Listrik yang akan Digunakan Delegasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 09:36 WIB
“Ini momen istimewa karena Indonesia belum pernah menjadi tuan rumah P20 sehingga kita harus memastikan semua delegasi dan tamu yang...
dok.korlantas

Belum Bayar Pajak Kendaraan Bisa Ditilang, Ini Penjelasan Korlantas

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 09:15 WIB
PENGENDARA dengan STNK yang pajaknya mati bisa ditilang karena belum disahkan ataupun diperpanjang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya