Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

KPU Sudah Gunakan IT Modern

Insi nantika Jelita
27/4/2019 10:00
KPU Sudah Gunakan IT Modern
KIP Romanus Ndau menyambangi kantor KPU guna mengecek langsung sistem informasi IT dan layanan lain.(MI/Insi Nantika Jelita)

SETELAH menyambangi kantor KPU, Komisioner Informasi Pusat (KIP) Romanus Ndau menyimpulkan sistem layanan informasi yang dimiliki KPU sudah modern dengan penggunaan teknologi terbaru.

"Jadi itu salah satu ukuran bahwa mereka memiliki sistem informasi yang baik. Tadi saya sudah tanyakan bagaimana mekanisme merespons dugaan-dugaan, kecurigaan, hingga ada laporan informasi mereka (KPU) sudah tanggap. Bagaimana seluruh prasangka, seluruh misinformasi bisa ditangani KPU dengan layak," ujarnya.

Menurut Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU dibangun dengan teknologi yang baik dengan didukung sumber daya manusia yang sesuai ahlinya. "Kami sudah cek server, mengecek tenaga-tenaga yang digunakan, dan semua ada di sini. Seluruh keputusan diproses di kantor ini. Sekecil apa pun keluhan orang untuk menyalahgunakan masalah, itu sangat susah. Kami apresiasi kepada KPU. Mereka lembaga yang bisa sangat kita andalkan untuk membuat pemilu berjalan lancar," ucap Romanus.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Arief Budiman meng-ungkapkan bahwa kedatangan KIP juga memastikan bahwa KPU bisa memenuhi syarat apakah informasi sudah bisa diberikan secara transparan dan layak diinformasikan.

"KIP menanyakan ke KPU karena banyak berita-berita yang beredar sesungguhnya seberapa transparan informasi yang disediakan KPU, apakah informasi yang disediakan memenuhi syarat untuk diinformasikan apa tidak, kita kasih lihat mereka tadi.''

Bawaslu cek

Bukan hanya KIP, Bawaslu juga mendatangi KPU untuk mengecek langsung sistem informasi KPU beserta server. Diketahui pascapemungutan suara, KPU kerap dituding melakukan kecurangan terkait perhitungan suara. Padahal hasil resmi pemenang suara Pemilu akan ditetapkan pada 22 Mei.

Baca juga: Situng KPU Sudah 40,53%, Jokowi-Amin Tetap Unggul

"Hari ini saya dan Afifuddin mengunjungi KPU. Ada beberapa hal yang tentu kita diskusikan yang berkaitan dengan persoalan kesalahan input di Situng. Sebelumnya, kami telah menyampaikan surat kepada KPU. Dalam surat itu kami menyampaikan KPU harus teliti dan hati-hati untuk input data di Situng itu," ungkap Ketua Bawaslu Abhan.

Kurang lebih 20 menit, Abhan dan Afifuddin mengecek perangkat sistem IT KPU. Mulai dari ruangan pusat informasi KPU, lalu ke ruangan yang diisi server-server KPU. Sebelum Bawaslu, pihak Komisi Informasi Pusat juga menyambangi KPU dan melakukan hal yang sama.

KPU sebelumnya mengakui jajar-annya sempat melakukan kesalahan dalam proses entri data ke Situng. KPU memastikan semua kekeliruan entri akan diperbaiki."Kami sampaikan kekeliruan entri terjadi sebanyak 105 kali yang sudah ditemukan," kata Komisioner KPU Viryan Azis.

Viryan mengatakan kesalahan entri yang diadukan warga hanya sejumlah 26 kasus. 79 kasus sisanya ditemukan sendiri oleh KPU. Faj/*/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : PKL
Berita Lainnya