Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani menyebut dalam empat bulan terakhir, tingkat keyakinan atas kemampuan Jokowi untuk memimpin relatif stabil. Sejak Desember, angka keyakinan Jokowi mampu memimpin Indonesia stabil di angka 60% ke atas.
Kini, sebanyak 68% warga optimistis Joko Widodo dapat memimpin Indonesia lagi.
"Yang merasa yakin dengan kemampuan Jokowi memimpin bangsa jumlahnya 68%, jauh lebih banyak dibanding yang tidak yakin yakni 27%. Sedangkan 5% menjawab tidak tahu," kata Deni dalam rilis survei 'Tren Pilihan Presiden-Wakil Presiden Seminggu Menjelang Hari-H' di Kantor SMRC, Jakarta, Jumat (12/4).
Ia mengatakan tingkat keyakinan atas kemampuan Jokowi memimpin ini menjadi salah satu faktor naik turunnya elektabilitas Jokowi dan Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Ketika tingkat keyakinan atas kemampuan Jokowi naik, elektabilitas pun ikut naik.
Baca juga: Survei SMRC: Jokowi-Ma'ruf Unggul Signifikan
Selain itu, tingkat kepuasan atas kinerja Jokowi juga cukup tinggi. SMRC mencatat, dalam empat bulan terakhir, terhitung sejak Desember 2018 hingga April 2019, angka kepuasan atas kinerja Jokowi mencapai 71%.
"Yang merasa puas dengan kinerja Jokowi sebagai presiden jumlahnya 71%, jauh lebih banyak dibanding yang tidak puas 28%. Selebihnya, 1% menjawab tidak tahu," tuturnya.
Sebelumnya, hasil survei SMRC menyatakan elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul jauh dari pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. SMRC memprediksi peluang Jokowi-Ma'ruf menang di Pemilu 2019 ini sangat besar.
Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf pada awal April 2019 mencapai 56,8%. Sementara, Prabowo-Sandi hingga awal April hanya 37% dan yang masih merahasiakan pilihannya/tidak tahu 6,3%.
Survei SMRC dilakukan secara tatap muka pada 5-8 April 2019 dengan melibatkan 2.285 responden yang dipilih secara acak di seluruh Indonesia. Margin of error survei ini mencapai 2,1%.(medcom.id/OL-5)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved