Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Eksponen Alumni HMI Deklarasikan Dukung Capres-Cawapres 01

Dero Iqbal Mahendra
03/4/2019 21:30
Eksponen Alumni HMI Deklarasikan Dukung Capres-Cawapres 01
Eksponen Alumni HMI(Dero Iqbal Mahendra )

ADANYA potensi besar dari Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam mengemban kepercayaan menjadi salah satu faktor yang mendorong eksponen Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendeklarasikan dukungan kepada capres nomer urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Siddiq, amanah, tablig, dan fathonah merupakan sifat khas dari ruh, yang disebut nikmat. Nikmat Allah ini adalah potensi dasar manusia, yang dianugerahkan Allah. Potensi dasariah ini, yang berhasil di pelihara dan dikembangkan oleh Jokowi sehingga beliau memperoleh kepercayaan masyarkat untuk menjadi Walikota, Gubernur dan Presiden," tutur Ketua Umum Eksponen Alumni HMI, Judilherry Justam, dalam deklarasi dukungan di Rumah Aspirasi di Jakarta, Rabu (3/4).

Selain Jokowi, Judilherry juga melihat potensi yang sama dimiliki oleh Ma'ruf Amin yang sepanjang kariernya senantiasa amanah, sehingga dipercaya memimpin Majelis Ulama Indonesia.


Baca juga: TKN Yakin Pemilih Galau akan Pilih Jokowi-Ma'ruf


Ia melanjutkan potensi yang sama juga ada pada setiap manusia sehingga dapat saling memahami satu dengan lainnya. Dengan mendasarkan kepada cara pandang tersebut membuat Eksponen Alumni HMI meyakini bahwa Jokow-Ma'ruf Amin sebagai pemimpin yang amanah. Menurutnya langkah mendukung capres 01 merupakan langkah yang tepat yang diambil pihaknya.

Dalam kesempatan tersebut Eksponen Alumni HMI menyerukan secara khusus kepada seluruh Keluarga Besar HMI, dan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk senantiasa menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Dengan cara menciptakan suasana yang damai dan kondusif bagi terselenggaranya Pemilu dan Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang.

"Kami mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang dilaksanakan para penyelenggara Pemilu agar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden berjalan sebagaimana mestinya. Sekaligus menolak segala upaya mendeleligimasi KPU dan wacana people power," tutur Judilherry.

Ia pun menyarankan agar pihak pihak yang merasa dirugikan dengan hal hal tersebut agar menempuh menkanisme sebagaimana diatur dalam Undang-Undang. Selain itu pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi TPS pada hari pencoblosan. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya