Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 28.744 warga Kota Bekasi belum melakukan perekaman KTP-E. Padahal, pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal 15 hari lagi.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi Taufik Rachmat Hidayat mengatakan pihaknya masih mengupayakan jemput bola ke lokasi guna percepatan perekaman bagi warga yang belum memiliki KTP-E. Adapun, jumlah warga wajib KTP di wilayahnya adalah sebanyak 1.748.434 orang dari jumlah total penduduk Kota Bekasi sebanyak 2.436.577 orang.
“Sisanya tinggal 28.744, masih terus kita kejar sebelum Pemilu tiba,” ungkap Taufik di Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (2/4).
Menurut Taufik, pemerintah saat ini melakukan jemput bola di berbagai lokasi seperti sekolah. Sebab, mayoritas warga yang belum merekam adalah warga yang baru beranjak usia 17 tahun pada 2018 akhir atau 2019 awal.
Baca juga: Dukcapil tidak Libur Layani Perekaman KTP-E
Dalam jemput bola tersebut, kata Taufik, petugas langsung membawa mesin agar bisa langsung direkam. Namun, untuk pengambilan hanya bisa dilakukan di kantor kecamatan tempat domisili atau diantar oleh petugas kecamatan setempat.
“Sekarang kami yang antar atau kalau warga mau ambil sendiri boleh, yang paling penting perekamannya dulu, jangan sampai tidak bisa ikut Pemilu,” kata Taufik.
Selain itu, lanjut dia, layanan pengurusan KTP di kantor kecamatan sejak November 2018 buka hingga pukul 21.00 WIB. Meskipun, ada beberapa kantor kecamatan yang masih melayani hanya sampai pukul 16.00 WIB. Beberapa kantor kecamatan yang buka hingga malam hari, yakni Medan Satria, Bekasi Selatan, Mustikajaya, Bekasi Utara, Pondok Melati, Jatisampurna dan Bekasi Timur.
“Dari 12 kecamatan sudah ada tujuh kantor kecamatan yang buka sampai malam, yang lain mudah-mudahan bisa menyusul,” tandas dia.(OL-5)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved