Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengajak para santri, alumni, dan pengasuh pondok pesantren untuk berperan aktif mewujudkan Indonesia Maju. Ajakan itu disampaikan Kiai Ma'ruf dalam Kongres Santri dan Rapat Kerja Forum Santri Nasional (FSN) di Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (30/3).
"Mudah-mudahan Kongres Santri ini menghasilkan keputusan-keputusan yang progresif dan membangun kepercayaan diri para santri. Karena santri harus punya peran yang lebih besar dalam membangun bangsa dan negara," ujar KMA disambut meriah para santri.
Mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini juga mendorong santri agar aktif berdakwah. Lebih lanjut Kiai Ma'ruf mengatakan, dalam menyampaikan materi dakwah harus berdasarkan unsur keislaman tanpa intimidasi dan caci-maki.
"Santri juga bertugas menjaga agama sesuai akidah ahlussunnah waljamaah (Aswaja). Menjaganya dari ajaran menyimpang. Santri harus menjaga agama dengan tanpa intimidasi tanpa fanatisme yang berlebihan tanpa pemaksaan dan memaklumi perbedaan," imbuhnya.
Santri juga perlu mengembangkan diri dalam bidang ekonomi. Dengan begitu, Kiai Ma’ruf diharapkan bisa berkontribusi untuk kepentingan negara.
"Kita harus membangun pemberdayaan. Harus mampu mandiri. Santri yang bagus itu yang pintar mengaji juga pintar berwirausaha. Juga profesional di bidang profesinya masing-masing," ujarnya.
Terkait pengembangan wirausaha santri itu, FSN telah membentuk Gus Iwan, yang merupakan singkatan dari santri bagus yang pintar mengaji dan usahawan. Hal itu merupakan praktik dari konsep Arus Baru Ekonomi Indonesia.
"Santri-santri zaman now, harus adaptable. Ini zamannya sudah zaman 4.0. Santri pasti mampu beradaptasi di segala zaman. Sebab kita sudah punya pedoman dalam menghadapi berbagai perubahan zaman. Yaitu kaidah al-muhafadzotu 'ala maqadimissahlih, wal akhdzu biljadidil ashlah. Menjaga yang lama yang masih baik, dan mengambil yang baru yang lebih baik yaitu melakukan transformasi dengan tetap menjaga tradisi," tandasnya.
Baca juga: Bobotoh Ngahiji: Satu Tekad, Dukung Jokowi Berantas Mafia Bola
Sementara Ketua Panitia Kongres Santri dan Rapat Kerja FSN, Gus Arif Rahmansyah Marbun, menjelaskan, FSN sebagai rumah besar santri ingin membangun Sinergi Poros Gerakan Sosial Keumatan dan Kebangsaan untuk Indonesia Maju. Salah satunya, FSN mendorong terwujudnya Kementerian Khusus Pondok Pesantren.
"Forum Santri Nasional sebagaimana kita cita-citakan adalah rumah besar santri, yang akan menjadi ladang khidmat bagi para santri-santri unggulan, agar santri makin maju, mandiri, dan makin berdaya," ujarnya.
Wakil Rais Aam FSN ini mengaku bertekad akan menjalankan dan memenuhi harapan para ulama dan pendiri bangsa. Seperti, harapan Kiai Ma'ruf agar santri dapat berperan menjaga NKRI.
"Kongres Santri ini adalah momentum kita untuk merapatkan barisan. Sahabat-sahabatku, saatnya kita bersatu, kita hadirkan kekuatan santri sebagai poros pemberdayaan nasional," tandasnya.
Gus Arif pun menyatakan, bahwa Kongres Santri awal dari kemajuan gerakan para santri.
"Ini awal kita take-off dan harus terbang setinggi mungkin. Dan, kita harus menentukan posisi landing yang tepat," ujarnya.
"Melalui kongres pertama ini, kita berikhtiar untuk memperkuat kapasitas diri dan kelembagaan. Kita perkuat SDM santri. Kita kobarkan cita-cita FSN sebagai poros baru kemasyarakatan dan kebangsaan," tambahnya.
Rais Aam FSN dan juga Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA, Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin, berharap, FSN dapat menjadi wadah perjuangan para santri. FSN akan berusaja menciptakan santri pancasilais. (RO/OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Peneliti SAKSI, Herdiansyah Hamzah, menegaskan besarnya tunjangan kinerja (tukin) hakim tidak menjamin peradilan bebas dari korupsi.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
Putusan kasasi ini menjadi bentuk kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak konstitusional tiap warga negara.
Menurut Setyawan, pengaturan tersebut membuat KY tidak lagi dapat melakukan pengawasan secara mandiri sebagaimana mandat yang diberikan undang-undang.
Setyawan menegaskan KY tidak mempersoalkan secara prinsip usulan perpanjangan usia pensiun tersebut.
510 laporan yang disampaikan langsung, 715 laporan melalui pos, 200 laporan melalui media online, 14 laporan berupa informasi, serta 1.206 laporan berupa tembusan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved