Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

TKN Gunakan Hologram Jokowi untuk Blusukan

Micom
25/3/2019 03:40
TKN Gunakan Hologram Jokowi untuk Blusukan
Ketua TKN Erick Thohir(MI/Susanto)

TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menggunakan teknologi hologram untuk menjangkau para pemilih dalam Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019. Selain mengantisipasi jadwal kampanye yang padat, teknologi ini juga menjadi ujung tombak Jokowi untuk mendekatkan Jokowi kepada calon pemilih.

“Teknologi ini 100% karya anak bangsa. Kami menyewa dari sebuah perusahaan yang menyediakan peralatannya secara lengkap. Fokusnya adalah daerah-daerah padat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” kata Ketua TKN Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima mediaindonesia.com, Senin (25/3).

Peluncuran secara resmi kampanye berbasis hologram akan dilakukan di Lebak, Banten, dan dihadiri oleh calon wakil presiden Ma’ruf Amin, malam ini. Puluhan ribu warga diperkirakan menghadiri peluncuran ini.

Hologram yang menghadirkan Jokowi diusung dalam satu panggung bergerak yang diangkut dengan truk dan bisa dibuka tutup secara cepat dalam hitungan jam dan dipindahkan ke lokasi lain.

Baca juga: Survei JSI : Elektabilitas Jokowi-Amin Unggul atas Prabowo-Sandi

Selama masa kampanye terbuka, truk tersebut sekaligus akan disulap menjadi panggung hiburan. Di titik-titik tertentu, Jokowi juga akan menyapa warga melalui sambungan telepon untuk memompa semangat para warga.Baca Dalam hologram tersebut, Jokowi menjelaskan sejumlah program yang sudah dikerjakannya selama lima tahun ini. “Saya tegaskan, kerja kita belum selesai. Sekarang ini sudah banyak perubahan. Sudah banyak kemajuan. Tapi, dibandingkan dengan apa yang akan kita kerjakan, di periode lima tahun berikutnya, ini belum ada apa-apanya. Periode ini, akan jauh lebih hebat. Lebih dahsyat. Karena kita sudah punya modal kuat. Apa yang sudah kita kerjakan, akan kita sempurnakan, akan kita pakai, untuk menggenjot ekonomi kita, menuju indonesia maju.” (A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya