Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH lembaga survei menyebutkan tingkat elektabilitas pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin lebih unggul dari pesaing mereka, yaitu paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Menanggapi hal tersebut, politikus Partai NasDem yang juga Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Irma Suryani Chaniago optimistis Jokowi-Amin mampu mempertahankan keunggulan tingkat elektabilitas hingga hari pemungutan suara 17 April mendatang.
Baca juga: Hoaks Template Braille Rusak, KPU: Jangan Langsung Percaya
"Tingkat elektabilitas Jokowi-Amin makin hari makin signifikan. Dukungan terus mengalir dari ormas Islam, alumni-alumni, dan juga ada yang balik badan dari paslon 02," tutur Irma saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (14/3).
Terbaru, hasil survei yang dilakukan oleh PolMark Indonesia pada 7 Oktober 2018 hingga 12 Februari 2019 menyebutkan, elektabilitas Jokowi-Amin unggul 14,6% dari pasangan capres Prabowo-Sandi. Irma menilai, keunggulan tersebut sudah cukup baik untuk mengantarkan Jokowi kembali menjabat di periode kedua.
"14,6% itu cukup besar loh, dalam Kurun waktu tersisa 30 hari, tentu kerja kami makin keras dan yakin perolehan akan makin meningkat," jelas Irma.
Berdasarkan hasil survei, Polmark mencatat Jokowi-Amin memiliki elektabilitas sebesar 40,4%. Sementara, Prabowo-Sandi 25,8%. Masih ada 33,8% calon pemilih yang belum menentukan pilihan politiknya yang merupakan swing voters.
Baca juga: BNPT: Implementasi UU 5/2018 Sangat Tepat
Melihat hasil survei tersebut, Irman mengungkapkan, bahwa TKN akan berupaya penuh untuk memperoleh dukungan dari para swing voters. Dengan visi-misi serta program kerja yang jelas yang dimiliki oleh Jokowi-Amin diyakini oleh Irma mampu menggerakkan swing voters untuk mencoblos nomor urut 01.
"Makin lama kami melihat masyarakat sudah mulai jenuh dengan kampanye SARA, caci maki, dan black campaign yang tertuju untuk Jokowi-Amin. Maka, kami yakin masyarakat akan memilih Jokowi-Amin," terang Irma. (OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved