Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden petahana, Joko Widodo (Jokowi) kembali menyinggung istilah unicorn. Kali ini, Jokowi meminjam bahasa pesaingnya di Pilpres 2019 Prabawo Subianto dengan menyebut ‘unicorn adalah yang online-online itu’.
Hal itu disampaikan Jokowi di acara Festival Satu Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/3). Awalnya, Jokowi menjelaskan tengah membangun infratruktur koneksi internet di semua wilayah di Indonesia.
“Yang namanya 4G itu sekarang kami sudah kerjakan di 350 kota dan kabupaten. Dengan jaringan itu bisa digunakan anak muda kita berusaha. Di Asean, di 10 negara Asean sekarang ini, sudah ada empat unicorn yg ada di Indonesia. Dari tujuh unicorn, empatnya ada di Indonesia,” kata Jokowi.
Baca juga: Unicorn Bantu Selesaikan Berbagai Persoalan
Jokowi kemudian menanyakan istilah unicorn ke peserta yang sebagian besar merupakan kalangan milenial. “Tahu kan unciorn? Tau kan?,” tanya Jokowi. “Tahu yah. Unicorn adalah yang online-online itu,” kata Jokowi yang kembali disambut teriakan peserta.
Istilah unicorn pernah ditanyakan ke Prabowo saat debat kedua 17 Februari 2019 lalu. Prabowo saat itu menjawab dengan ragu istilah unicorn. “Yang online-online itu?” tanya Prabowo. (OL-7)
SOROTAN dunia startup di Indonesia lebih banyak tertuju kepada Unicorn yaitu perusahaan rintisan dengan valuasi lebih dari satu miliar dolar. Kini, muncul gelombang baru yakni Zebra.
DUA ekonom senior merespons isu merger Grab terhadap Goto.
Startup AI asal Prancis, Mistral AI berhasil mengumpulkan dana sebesar 385 juta euro dan menjadi pemimpin utama di Eropa.
Ke-12 startup Indonesia ini sudah menjadi unicorn. Apa saja? Simak yuks.
Dalam perjalanan membangun Aruna, Utari menekankan pentingnya bagi founders untuk melakukan riset pasar yang kuat dan menyeluruh
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari dikukuhkan sebagai pionir unicorn koperasi di Indonesia oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Abdullah mengaku tidak sepakat dengan pernyataan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi soal revisi UU KPK
Jokowi diminta jangan sekadar mencari muka menyetujui pengembalian Undang-Undang No.19/2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi atau UU KPK Lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved