Jumat 10 Agustus 2018, 18:12 WIB

Ribuan Guru Honorer di Mandailing Natal Terancam Tak Terdaftar CPNS 2018

Anggi Tondi Martaon | Politik dan Hukum
Ribuan Guru Honorer di Mandailing Natal Terancam Tak Terdaftar CPNS 2018

Wakil Ketua DPD RI, Prof. Dr. Ir. Hj. Darmayanti Lubis menerima FKGH Kabupaten Mandailing Natal. (Foto: Dok. DPD)
Ilustrasi - Ribuan Guru Honorer di Mandailing Natal Terancam Tak Terdaftar CPNS 2018

 

Wakil Ketua DPD RI, Prof. Dr. Ir. Hj. Darmayanti Lubis menerima Forum Komunikasi Guru Honorer (FKGH) Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kelompok tersebut menyampaikan aspirasi terkait masih belum adanya kejelasan nasib guru honorer untuk diangkat sebagai CPNS.

Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis menyampaikan bahwa DPD RI sejak awal selalu mendukung perjuangan honorer K2. Hal itu diwujudkan melalui koordinasi bersama pihak pemerintah.

“Kita juga sudah melakukan rapat gabungan bersama Komite I, Komite III, dan BAP. Selain itu juga telah melakukan rapat dengan Menteri PAN dan RB. Kita juga telah membuat dan menyampaikan RUU ASN untuk segera direvisi dan disahkan di DPR," kata Damayanti dalam keterangan tertulis, Jumat 10 Agustus 2018.

Sementara itu, Perwakilan dari FKGH Mandailing Natal Bisri Samsuri Nasution menyampaikan, ribuan tenaga pendidik honorer belum mendapatkan keputusan dari pemerintah terkait dibentuknya formasi khusus maupun seleksi khusus guru honorer K2.

“kemungkinan besar tidak bisa mendaftar CPNS tahun 2018 karena banyak yang berusia di atas 35 tahun," kata Bisri.

Dalam audiensi tersebut, hadir pula Ketua Umum PKRI Raymond Far-Far. Menurutnya, PKRI sangat peduli pada persoalan guru honorer yang terjadi di seluruh daerah di Indonesia. 

Oleh sebab itu, PKRI akan mendorong agar guru honorer dapat diangkat statusnya menjadi PNS. Dorongan tersebut akan diwujudkan melalui diskusi publik yang akan digelar dalam waktu dekat.

‘’PKRI meminta Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis hadir dan menjadi salah satu Pembina PKRI,’’ pinta Raymond Far-Far.

Menanggapi permintaan PKRI tersebut, Wakil Ketua DPD RI Darmayanti menyambut baik rencana kegiatan diskusi publik terkait nasib guru honorer yang akan dilakukan PKRI. Diharapkan, melalui diskusi tersebut diperoleh solusi yang terbaik nasib guru honorer.

‘’Dengan demikian melalui kegiatan ini seluruh komponen masyarakat dan DPD RI ikut memperjuangkan kesejahteraan para guru honorer sehingga para guru honorer dapat didengar tuntutannya oleh pemerintah dan dicarikan solusinya," ujar dia.   (MTVN/OL-4)

Baca Juga

DOK MI

KPU Wajib Cermati Hal Teknis

👤Putra Ananda 🕔Jumat 02 Desember 2022, 22:45 WIB
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) diminta mencermati hal teknis terkait penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024...
MI/Susanto

Kejagung Periksa Pejabat Pemkab Serang Usut Rasuah Waskita Beton

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:12 WIB
Salah satu pejabat yang diperiksa berinisial TEMS selaku Sekretaris Daerah Pemkab Serang. Dua saksi lainnya berinisial HS dan...
dok.ist

Eros Djarot: Perintah Jokowi Berantas Mafia Tanah Tegas dan Jelas Kok

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:05 WIB
KETUA Gerakan Bhinneka Nasionalis, Eros Djarot menilai Presiden Jokowi dipermalukan oleh komplotan mafia tanah.Sebab perintah presiden...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya